Australia Borong 11 Fregat Siluman Kelas Mogami dari Jepang

0
Australia
Fregat kelas Mogami.(foto:id.wikipedia.org)

NARASITODAY.COM – Pemerintah Australia mengumumkan pembelian 11 kapal fregat kelas Mogami dari Jepang dalam kesepakatan senilai US$6 miliar atau sekitar Rp98,5 triliun. Ini menjadi kolaborasi industri pertahanan terbesar dalam sejarah antara kedua negara.

“Ini jelas merupakan perjanjian industri pertahanan terbesar yang pernah dicapai antara Jepang dan Australia,” ujar Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dalam konferensi pers pada Selasa (5/8/2025), dikutip dari AFP.

Fregat kelas Mogami merupakan produk Mitsubishi Heavy Industries dan dirancang sebagai kapal perang generasi baru dengan teknologi siluman serta sistem persenjataan modern. Mitsubishi berhasil memenangkan tender ini, mengalahkan pesaingnya dari Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-17 Hadapi Jepang dalam Duel Penentuan di Piala Asia U-17

Marles menyatakan bahwa kapal ini dilengkapi dengan 32 sel peluncur vertikal yang mampu mengirimkan rudal jarak jauh. “Fregat kelas Mogami adalah fregat terbaik untuk Australia. Kapal ini siluman, dan memiliki 32 sel peluncur vertikal yang mampu meluncurkan rudal jarak jauh,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Gandeng PKL Pakansari Bentuk Paguyuban Sambut Pakansari Night Culinary Festival

Menteri Industri Pertahanan Pat Conroy menambahkan kapal-kapal tersebut akan dilengkapi rudal jelajah Tomahawk, yang sebelumnya hanya dimiliki oleh sekutu utama Australia. “Akuisisi fregat siluman ini akan membuat angkatan laut kita menjadi lebih besar, dan lebih mematikan,” ujarnya.

Australia saat ini menjalankan restrukturisasi besar-besaran pada angkatan bersenjatanya sejak 2023. Tujuannya adalah memperkuat kemampuan serangan jarak jauh sebagai respons terhadap perubahan geopolitik kawasan Indo-Pasifik, terutama meningkatnya kekuatan militer China.

Baca Juga :  50 Desa Transmigrasi Masih Gelap, Pemerintah Janjikan Listrik Masuk Hingga Terpencil

Fregat ini akan menggantikan kapal kelas Anzac milik Australia yang sudah menua. Kapal pertama dari program ini diproyeksikan beroperasi mulai tahun 2030.

Sebagai catatan, Australia sebelumnya telah membatalkan kerja sama kapal selam konvensional dengan Prancis dan memilih untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir bersama Amerika Serikat sejak 2021.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com