BPBD Kabupaten Bogor Kirim 50.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Tiga Kecamatan Hadapi Kekeringan

0
BPBD
BPBD telah mendistribusikan 50.000 liter air bersih dan menyalurkan toren dengan dukungan DPKPP. (foto:dok.BPBD Kabupaten Bogor)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 3.791 jiwa terdampak kekeringan hingga pertengahan tahun 2025.

Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi mengatakan, kekeringan mulai terjadi sejak awal Juni akibat menurunnya intensitas hujan.

“Mulai tanggal 10 Juni, kami menerima permintaan air bersih dari Kecamatan Nanggung dan langsung menyalurkan bantuan,” ujar Andi, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga :  Official Indonesia Chart Kini Jadi Bagian dari Official Southeast Asia Charts, Perkuat Musik Regional

Tiga kecamatan yang terdampak kekeringan yakni Kecamatan Jonggol, Nanggung, dan Citeureup. Jonggol menjadi wilayah terdampak paling besar dengan 2.545 jiwa, disusul Nanggung sebanyak 620 jiwa, dan Citeureup 120 jiwa.

“Di Citeureup, tepatnya di sekitar SMPN 2 Citeureup, juga ada warga yang terdampak,” jelasnya.

Baca Juga :  7 Alasan Mengapa Sayur Sawi Sangat Baik untuk Kesehatan Tubuh

BPBD telah mendistribusikan total 50.000 liter air bersih ke wilayah-wilayah tersebut. Selain itu, sejumlah toren air juga telah dikirim dengan bantuan fasilitasi dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

“Kami sudah mengirimkan toren-toren yang difasilitasi DPKPP untuk membantu pendistribusian air bersih,” kata Andi.

Baca Juga :  Balapan Kelas Dunia di Danau Toba, F1 Powerboat Siap Pecahkan Rekor Kecepatan dan Antusiasme

Andi mengimbau masyarakat yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih untuk segera melapor.

“Jika kebutuhan air bersih sudah mendesak, masyarakat bisa mengirim surat permintaan atau menghubungi kami lewat WhatsApp, Instagram BPBD, atau ke nomor darurat 112,” pungkas Andi.***

Editor : Alysa

Wartawan : Rifki Ramadhan

Sumber : Bogortoday.com