NARASITODAY.COM, JERMAN – Pemerintah Jerman secara resmi menghentikan seluruh ekspor peralatan militer yang berpotensi digunakan di Jalur Gaza. Kebijakan ini diumumkan oleh Kanselir Friedrich Merz pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran global atas dampak kemanusiaan dari operasi militer Israel di wilayah tersebut.
“Dari sudut pandang pemerintah Jerman, tindakan militer yang lebih keras dari tentara Israel di Jalur Gaza, yang diputuskan oleh kabinet keamanan Israel tadi malam, semakin mempersulit pencapaian tujuan-tujuan ini,” ujar Merz, dikutip dari Newsweek.
Langkah Jerman menambah daftar negara yang telah menangguhkan sebagian atau seluruh ekspor senjata ke Israel sejak dimulainya serangan militer besar-besaran di Gaza. Menurut data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Amerika Serikat merupakan pemasok utama senjata ke Israel, menyumbang sekitar dua pertiga dari total ekspor. Jerman dan Italia berada di posisi berikutnya dengan kontribusi masing-masing sekitar 30% dan 5% selama periode 2013–2023.
Sikap Negara-Negara terhadap Ekspor Senjata ke Israel
Berikut adalah kebijakan sejumlah negara terkait ekspor senjata ke Israel:
| Negara | Kebijakan |
| The Hague Group | Kelompok 12 negara yang sepakat menghentikan seluruh transfer senjata ke Israel sejak Juli 2025. |
| Spanyol | Menangguhkan semua ekspor senjata baru ke Israel sejak Oktober 2023. |
| Slovenia | Melarang seluruh perdagangan senjata dengan Israel, termasuk transit dan impor, sejak Agustus 2025. |
| Kanada | Menangguhkan izin ekspor senjata baru sejak Maret 2024, namun tetap melanjutkan kontrak lama. |
| Jerman | Menghentikan ekspor peralatan militer yang dapat digunakan di Gaza mulai Agustus 2025. |
| Jepang | Itochu Corporation mengakhiri kerja sama dengan Elbit Systems atas permintaan Kementerian Pertahanan Jepang, Februari 2024. |
| Italia | Menangguhkan ekspor senjata baru sejak Oktober 2024, tetapi tetap memenuhi pesanan sebelum konflik. |
| Britania Raya | Menangguhkan sekitar 30 dari 350 lisensi ekspor senjata ke Israel sejak November 2024. |
| Belanda | Menghentikan ekspor suku cadang jet tempur ke Israel. |
Kebijakan ini mencerminkan tekanan internasional yang semakin besar terhadap Israel untuk meninjau kembali strategi militernya di Gaza, serta dorongan bagi negara-negara pemasok senjata untuk mempertimbangkan dampak kemanusiaan dari dukungan militer mereka.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














