Fadli Zon Apresiasi Gerakan Pramuka, Bentuk Generasi Muda Berkarakter dan Berkualitas

0
Fadli Zon
Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 dan Pembukaan Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional 2025 di Buperta Cibubur, Kamis (14/8/2025).Foto : dok.Kemenbud

NARASITODAY.COM – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka telah berkontribusi besar dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 dan Pembukaan Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Kamis (14/8/2025).

Pramuka adalah sebuah organisasi yang luar biasa melahirkan banyak kader. Dan ini merupakan satu organisasi yang bisa menjadikan anak-anak Indonesia memiliki karakter, jiwa, sikap yang jujur, dan bertanggung jawab,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8/2025).

Peringatan tahun ini mengusung tema Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa, yang menekankan pentingnya sinergi dalam memperkuat daya tahan nasional menghadapi tantangan zaman. Acara juga dirangkai dengan kegiatan perkemahan inklusif bagi Pramuka berkebutuhan khusus, sebagai wujud komitmen terhadap keberagaman dan kesetaraan.

Baca Juga :  Suara Korban Mei 1998 Tetap Nyaring, Nihayatul Wafiroh Tolak Pernyataan Fadli Zon

Fadli Zon juga menyampaikan pentingnya mengembalikan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah. Ia menilai Gerakan Pramuka mampu memberikan pendidikan karakter dan keterampilan hidup yang komprehensif, seperti kerja sama tim dan semangat gotong royong.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, yang juga menjabat sebagai Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka, menyoroti peran Pramuka dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa berdasarkan nilai-nilai Dasadharma dan Trisatya. Ia mengingatkan bahwa generasi muda kini menghadapi tantangan baru yang berbeda dari masa lalu.

“Tantangan di masa kini tidak sama dengan 64 tahun lalu. Teknologi membawa kemudahan, tetapi juga risiko, seperti berita bohong, perundungan, dan ancaman lainnya,” ujar Pratikno.

Baca Juga :  Dishub Bogor Pastikan Mudik Gratis Lebaran Lebih Nyaman dengan Layanan Pulang Pergi

“Gunakan teknologi untuk kebaikan, memajukan nilai-nilai kemanusiaan, dan selalu dalam bingkai keadaban sesuai ideologi bangsa, Pancasila,” tambahnya.

Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus, menandai pengenalan resmi Gerakan Pramuka kepada masyarakat pada tahun 1961 sebagai organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini diikuti oleh 29 kwartir daerah dengan total peserta mencapai 14.422 orang.

“Antusiasme ini bukti nyata bahwa Pramuka adalah gerakan bersama untuk membangun karakter berlandaskan rasa persatuan dan pengabdian kepada negara Indonesia,” ucap Budi.

Ia juga menyoroti tantangan disrupsi teknologi yang berpotensi mengikis semangat gotong royong, namun tetap optimis bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam menghadapi perubahan zaman.

Baca Juga :  SPBU Cikabon Parung Panjang Bagi Takjil Gratis untuk Pengendara

Pramuka hadir sebagai bentuk strategis untuk menghadapi perubahan zaman. Gerakan Pramuka memiliki peran dan tugas yang sangat penting untuk membantu program pemerintah khususnya dalam pembentukan karakter untuk membentuk pemimpin bangsa yang baik,” ujar Budi.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, serta Wakil Menteri Pertahanan Keamanan Donny Ermawan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com