NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menggelontorkan dana sebesar Rp30 miliar untuk merevitalisasi Stadion GOR Pajajaran. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas stadion agar sesuai dengan standar internasional menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor akan menutup sementara seluruh aktivitas di stadion mulai September 2025 demi kelancaran proses pembangunan.
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Resmana, menjelaskan bahwa dari total anggaran tersebut, Rp20 miliar dialokasikan untuk tahap awal rehabilitasi stadion.
“Dengan rincian anggaran tahap pertama Rp3,7 miliar untuk perbaikan rumput agar memenuhi standar internasional, kemudian Rp10 miliar untuk pembangunan track atletik baru, dari enam lintasan menjadi delapan lintasan dan Rp6,3 miliar untuk pembongkaran tribun barat stadion,” ujar Anas, Rabu (19/8/2025).
Sisa anggaran sebesar Rp10 miliar akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas olahraga lainnya di Kota Bogor. Venue yang akan ditingkatkan meliputi GOR A, Indor B, lapangan semi-indoor basket, lapangan softball, area panjat tebing, dan kolam renang Milla Kencana.
“Sisa anggaran rehabilitasi akan digunakan untuk memperbaiki beberapa venue lain di Kota Bogor, termasuk GOR A, Indor B, lapangan semi-indoor basket, lapangan softball, area panjat tebing, dan kolam renang Milla Kencana agar setara standar internasional,” tambah Anas.
Selama proses rehabilitasi berlangsung, seluruh aktivitas atlet akan dipindahkan sementara ke Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) di Cimahpar dan Kertamaya. Sementara itu, kegiatan administrasi Club PSB, Koni, Kormi, dan Koperasi akan dialihkan ke kantor Dispora Kota Bogor.
Anas juga menekankan bahwa meskipun anggaran yang disiapkan cukup besar, proses perencanaan dan pendataan terkait pemindahan aktivitas serta peralatan masih terus dilakukan agar pelaksanaan proyek berjalan efisien dan tepat sasaran.***
Editor : Alysa
Sumber : Timetoday.id














