NATO Capai Target Belanja Pertahanan 2% PDB, Siap Naikkan Komitmen Hingga 5%

0
Ilustrasi bendera/logo NATO.(Foto : wikipedia.org)

NARASITODAY.COM – NATO mengumumkan bahwa seluruh 32 negara anggotanya kini siap memenuhi target belanja pertahanan sebesar 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2025. Pencapaian ini menjadi tonggak penting menjelang transisi aliansi menuju target belanja yang lebih ambisius.

“Semua sekutu kini diharapkan mencapai target 2% pada 2025, dengan total belanja pertahanan aliansi mencapai US$1,5 triliun (Rp23.250 triliun),” demikian pernyataan resmi NATO yang dirilis Kamis (28/8/2025), seperti dikutip AFP.

Langkah ini didorong oleh percepatan pengeluaran pertahanan dari negara-negara yang sebelumnya tertinggal, seperti Spanyol, Belgia, dan Italia, menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Den Haag pada Juni lalu.

Baca Juga :  Leg Kedua 16 Besar Liga Champions Digelar Pekan Ini, Sejumlah Tim di Ambang Perempat Final

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan peningkatan komitmen belanja pertahanan hingga 5% dari PDB. Dari total tersebut, 3,5% diarahkan untuk pertahanan inti, sementara 1,5% dialokasikan untuk sektor pendukung seperti infrastruktur dan keamanan siber.

“Jika Eropa ingin benar-benar mampu menangkal ancaman Rusia, janji-janji ini harus diwujudkan,” ujar seorang pejabat senior NATO.

Baca Juga :  Menyulap Ikan Gurami Jadi Sajian Tim Istimewa

Peningkatan anggaran pertahanan ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap potensi eskalasi dari Rusia. Laporan militer dan intelijen Barat memperingatkan bahwa Moskow dapat mempersiapkan serangan terhadap negara anggota NATO dalam tiga hingga lima tahun setelah konflik di Ukraina berakhir.

Di sisi lain, Amerika Serikat menyatakan keinginan untuk mengalihkan lebih banyak tanggung jawab keamanan Eropa kepada negara sekutu. Pentagon saat ini sedang mengevaluasi penempatan pasukan global dan mempertimbangkan pengurangan keterlibatan di Eropa guna memfokuskan perhatian pada kawasan Asia, khususnya China.

Baca Juga :  Amankan Stok Nasional, Thailand Resmi Hentikan Ekspor Minyak di Tengah Krisis Timur Tengah

Meski sejumlah negara masih berupaya mengejar target, anggota NATO yang berbatasan langsung dengan Rusia seperti Polandia dan negara-negara Baltik diperkirakan akan melampaui ambang 5% dalam beberapa tahun ke depan. Polandia bahkan diproyeksikan mengalokasikan 4,48% dari PDB untuk pertahanan pada 2025, menjadikannya yang tertinggi di antara negara anggota.

Saat ini, Amerika Serikat mengalokasikan 3,22% dari PDB untuk belanja pertahanan, menjadikannya kontributor terbesar dalam nilai dolar di dalam aliansi.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com