
NARASITODAY.COM, CIANJUR- Sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam OKP Cipayung Plus, di antaranya HMI, GMNI, KAMMI, IMA AMS, dan Himapersis, melakukan audiensi dengan legislatif dan eksekutif di Bale Prayoga, Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Rabu (3/9/2025).
Ketua DPC GMNI Kabupaten Cianjur, Agus Rama Tunggaraga, menegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik menjadi tuntutan utama mahasiswa terhadap Pemkab Cianjur.
“Soal bicara transparansi dan akuntabilitas, kemudian partisipasi publik. Itu sebetulnya hak rakyat yang sudah dituliskan dalam undang-undang,” ujarnya.
Rama menilai kondisi Pemkab Cianjur saat ini belum mencerminkan prinsip demokrasi. Ia menyebut mahalnya akses data publik membuat pemerintahan seakan menjadi “kerajaan baru”.
“Kita butuh bupati yang mengerti penderitaan rakyat dan tahu solusi. Mungkin begitu tuntutan kita, soal transparansi dan keterlibatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Hj. Metty, mengapresiasi kedatangan mahasiswa dan menyatakan aspirasi tersebut akan menjadi perhatian legislatif maupun eksekutif.
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan mahasiswa dapat diakomodir. Ini juga akan dikomunikasikan dengan Diskominfo, sekaligus mengingatkan kembali janji bupati,” kata Metty.
Ia menegaskan pihaknya siap melakukan evaluasi bersama agar kinerja pemerintahan daerah lebih baik ke depan.***
Editor : Andreas













