
NARASITODAY.COM, BOGOR- Dua proyek strategis di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kembali berjalan.
Pembangunan rehabilitasi jaringan Irigasi D.I. Bongas dan peningkatan Jalan Poros Cibeber-Kalongliud, Desa Kalongliud, telah dimulai setelah sebelumnya sempat tertunda.
Camat Nanggung, Ae Saepuloh, menyambut baik dimulainya kembali pembangunan tersebut.
Ia menilai kehadiran dua proyek ini sangat penting bagi peningkatan perekonomian masyarakat, baik dari sisi pertanian maupun aksesibilitas.
“Terima kasih atas perhatiannya, jalan di Kalongliud kini dibangun. Warga sudah lama menunggu, dan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ae, di ruang kerjanya. Selasa (9/9/2025).
Terkait proyek Irigasi D.I. Bongas, Ae berharap pengerjaan kali ini bisa berjalan tuntas dan tidak mangkrak lagi seperti sebelumnya.
“Sekarang sudah dikerjakan lagi bendungan, mudah-mudahan tidak berhenti di tengah jalan. Irigasi ini sangat vital bagi sawah dan lahan pertanian warga,” ujarnya.
Dia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar pelaksanaan proyek berjalan lancar.
“Kami mendorong agar pekerjaan ini tidak hanya cepat selesai, tapi juga berkualitas, sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh warga dalam jangka panjang,” tegasnya.
Berdasarkan data yang diterima, progres rehabilitasi jaringan Irigasi D.I. Bongas sudah mencapai sekitar 15 persen dalam waktu dua pekan pengerjaan.
Sementara itu, pembangunan Jalan Poros Cibeber-Kalongliud dikerjakan dengan sistem betonisasi sepanjang 540 meter.

Selama proses pembangunan, akses menuju kantor desa ditutup total.
Warga yang ingin menuju wilayah Desa Hambaro, Nanggung , Kabupaten Bogor itu dialihkan melalui jalur wilayah Kampung Parengpeng.
Terpisah Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman, mengatakan program pembangunan jalan ini merupakan bagian dari lanjutan perbaikan infrastruktur yang sebelumnya juga telah berjalan.
“Program pembangunan ini adalah lanjutan dari pengecoran atau betonisasi yang saat ini dilaksanakan sepanjang 540 meter,” tutupnya.***
Editor : Andreas
Wartawan : Andreas













