Patricia Gouw Jadi Korban Banjir Bali, Barang Baru Hulu Rumah Terendam

0
Patricia Gouw
Presenter sekaligus model Patricia Gouw.(Foto : youtube.com)

NARASITODAY.COM – Presenter sekaligus model Patricia Gouw menjadi salah satu korban terdampak banjir yang melanda kawasan Canggu, Bali, pada 10 September 2025. Saat kejadian, Patricia tengah menempati sebuah vila yang disewanya sebagai tempat tinggal sementara bersama keluarga, sambil menunggu pembangunan rumah barunya selesai.

Perempuan yang akrab disapa Patgouw itu baru dua bulan tinggal di vila tersebut. Dalam unggahan Instagram Story sekitar pukul 04.00 WITA, Patricia mengaku terkejut saat melihat air masuk dari rooftop lantai tiga dan mengalir deras melalui tangga serta menetes dari sela-sela lampu.

Baca Juga :  Bahagia! Yasmine Ow Hamil Anak Kedua, Siap Sambut Buah Hati Baru

“Ada pembuangan di rooftop, tapi tidak cukup untuk pembuangan. Jujur speechless, kusewa vila di Bali biar aku bisa bolak-balik monitor pembangunan rumahku karena trauma sama kontraktor sebelumnya,” tulis Patricia.

Sejumlah barang elektronik dan perlengkapan rumah baru miliknya ikut terendam air, termasuk kulkas, printer, proyektor, sofa, dan kasur bayi. Beberapa di antaranya baru dibeli atau dibawa dari Jakarta untuk rumah barunya kelak.

Tak hanya kerugian materi, insiden juga menimpa ibu mertua Patricia, yang terpeleset dan terbentur kepala akibat lantai licin. “Tapi aku bersyukur mertuaku aman walaupun kepeleset kena kepala, namun she looks ok. Pas kejadian ini aku bareng sama suami, anak, papa, mama, tiga mbaku, dan Zozo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mischka Aoki Tembus Oxford dan Stanford, Bukti Kerja Keras Remaja Inspiratif Indonesia

Pada Kamis (11/9/2025), Patricia memperlihatkan kondisi vila yang sudah mulai pulih. Ia menyebut bahwa pemilik vila adalah temannya sendiri, yang membangun rumah tersebut dua tahun lalu namun belum pernah menempatinya.

“Update-nya it’s all good, sudah pada kering semuanya ya. Terus owner-nya itu adalah teman aku… gue tinggal di rumah lo dulu Ci, buat taruh barang-barang gue sebelum pindah ke Umalas,” tuturnya.

Baca Juga :  Banjir Rendam Puluhan Rumah di Dua Desa, Ciampea, Kabupaten Bogor

Patricia juga mengungkap bahwa desain rumah tersebut dibuat oleh temannya, dan ia telah memberi tahu titik masalah yang menyebabkan banjir. “Mereka langsung panggil tukang. Ya emang curah hujannya parah banget ya, sampai kayak rooftop basah sampai ke bawah,” sambungnya.

Sebagai langkah antisipasi, ibu satu anak itu memilih untuk tidak langsung menyalakan barang elektronik yang terkena air. “Aku hanya berdoa, elektroniknya aku diemin dulu 5 hari baru dicek ada rusak apa gak,” tukas Patricia Gouw.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com