GOM Rancabungur Mulai Dibangun, Dispora Bogor Targetkan Fasilitas Bisa Segera Dimanfaatkan

0
GOM
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP.(Foto : dok.Timetoday.id)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor melanjutkan pembangunan Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) di Kecamatan Rancabungur, Jawa Barat. Proyek yang sudah direncanakan sejak 2022 itu baru bisa direalisasikan tahun ini setelah sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran.

Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan rencana pembangunan GOM Rancabungur sebenarnya ditargetkan rampung pada 2023 atau 2024. Namun karena keterbatasan dana, proyek tersebut baru berjalan pada 2025.

Baca Juga :  Jorge Martin dan Marco Bezzecchi Resmi Bergabung dengan Aprilia Racing untuk MotoGP 2025

“Sedang berjalan, karena perjuangannya luar biasa masyarakat Rancabungur. Seharusnya sudah dibangun di tahun 2023, tapi anggaran tidak cukup sehingga ditunda. Baru bisa terealisasi tahun ini,” ujar Asnan, Senin (15/9/2025).

Pembangunan GOM Rancabungur diperkirakan menelan biaya sebesar Rp18 miliar. Fasilitas ini akan dilengkapi lapangan bola tangan sesuai potensi olahraga utama di wilayah tersebut.

Baca Juga :  4 Tim Sudah Lolos, Sisa 4 Tiket Play-off Liga Champions Diperebutkan

“Di Rancabungur potensi olahraganya paling besar adalah bola tangan. Jadi GOM kita standarkan dengan lapangan bola tangan. Kalau standar bola tangan, basket dan voli juga bisa dimainkan,” jelas Asnan.

Saat ini, pembangunan difokuskan pada gedung utama. Fasilitas parkir memang belum tersedia, namun Dispora memastikan masyarakat tetap bisa segera memanfaatkan gedung olahraga tersebut.

Baca Juga :  Ramadan Jadi Puncak Kenakalan Remaja, KPAD Bogor Ingatkan Peran Keluarga

“Pembangunan Rp18 miliar ini baru mencakup gedungnya saja, belum termasuk area parkir. Yang penting bisa dipakai dulu,” tambahnya.

Asnan menegaskan, GOM Rancabungur tidak hanya untuk warga setempat, tetapi juga bisa digunakan masyarakat luas. Nantinya, pengelolaan fasilitas akan diserahkan kepada pemerintah kecamatan.

“Bisa digunakan Rancabungur dan masyarakat luas. Nanti pengelolaannya akan saya serahkan ke Kecamatan. Saat ini sedang proses pengalihan,” tuturnya.***

Editor : Alysa

Wartawan : Amelia Azizah

Sumber : Timetoday.id