NARASITODAY.COM – Taylor Swift dikabarkan akan kembali menghiasi layar lebar bersamaan dengan peluncuran album terbarunya yang sangat dinantikan, The Life of a Showgirl, pada Oktober 2025.
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh The Hollywood Reporter, Sabtu (20/9/2025), meski detail proyek tersebut masih dirahasiakan. Belum diketahui apakah karya ini akan berbentuk film, dokumenter, atau sesuatu yang benar-benar berbeda.
Yang sudah dipastikan, proyek ini akan berkaitan erat dengan album ke-12 Swift yang dijadwalkan rilis pada 3 Oktober 2025. Menariknya, Swift disebut-sebut berpotensi menyutradarai sendiri proyek ini. Sebelumnya, ia pernah duduk di kursi sutradara untuk dokumenter Folklore: The Long Pond Studio Sessions (2020), sementara film konser The Eras Tour (2023) digarap oleh Sam Wrench.
Jika benar proyek ini berupa film, Swift kemungkinan akan kembali menggunakan strategi distribusi langsung ke jaringan bioskop, seperti saat merilis The Eras Tour tanpa melalui distributor Hollywood. Kala itu, AMC menjadi mitra utama, dan kabarnya mereka akan kembali terlibat.
Persaingan layar lebar diprediksi akan sengit pada akhir pekan 3–5 Oktober, mengingat film The Smashing Machine yang dibintangi Dwayne Johnson juga dijadwalkan tayang. Bioskop diperkirakan akan dipadati oleh Swifties dan penggemar The Rock.
Album The Life of a Showgirl sendiri diumumkan Swift melalui podcast New Heights Show milik Travis dan Jason Kelce. Album ini berisi 12 lagu yang seluruhnya digarap bersama produser kenamaan Max Martin dan Shellback. Swift menegaskan tidak akan ada versi deluxe, tambahan lagu, atau kejutan lainnya.
“Bukan 13, tidak ada yang lain yang akan datang. Ini album yang sudah lama saya ingin buat. Saya juga ingin tiap lagu ada di album ini karena ratusan alasan, dan kau tak bisa menghilangkan satu pun dan tetap menjadi album yang sama, kau tak bisa menambahkannya dan jadi yang lain… ini sudah tepat,” ujar Swift.
Ia juga menambahkan, “Fokus dan disiplin seperti itu dalam menciptakan album dan menjaga standar yang tinggi adalah sesuatu yang sudah lama ingin saya lakukan.” Menurutnya, meski ia sering tergoda untuk merilis banyak musik, kali ini ia memilih pendekatan yang lebih terfokus.
“Kadang, saya ingin membuat sebuah album yang sangat fokus pada kualitas dan pada temanya dan semuanya cocok macam puzzle sempurna sehingga 12 lagu ini untuk album ke-12 saya,” katanya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














