Oh, Beda! Ini 5 Ciri Khas Social Anxiety yang Mirip Pemalu

0
social anxiety
Ilustrasi Social Anxiety. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Perasaan malu dan kecemasan sosial memang sering tumpang tindih, hingga sulit dibedakan. Namun, social anxiety atau kecemasan sosial adalah kondisi yang jauh lebih kompleks dan serius dibanding sekadar sifat pemalu. Berikut lima ciri khas social anxiety yang sering disalahartikan sebagai rasa malu, tapi sebenarnya memiliki dampak yang berbeda signifikan.

1. Ingin Bersosialisasi tapi Merasa Tertahan

Orang dengan social anxiety sebenarnya ingin terhubung dengan orang lain, tetapi rasa takut akan penilaian negatif membuat mereka merasa terhambat dan sulit melangkah. Berbeda dengan pemalu yang meskipun canggung, tetap lebih mudah untuk mencoba berinteraksi.

Baca Juga :  Dampak Serius! 5 Efek Paparan Kebisingan pada Kesehatan Mental yang Harus Diketahui

2. Tampak Supel tapi Tidak Pernah Nyambung

Beberapa orang dengan social anxiety justru bisa tampak supel, ramah, dan banyak bicara di lingkungan sosial. Namun, di dalam hati mereka sering merasa tidak benar-benar diterima dan merasa cemas secara terus-menerus.

3. Tubuh Bereaksi Meski Pikiran Mencoba Tenang

Meskipun secara sadar ingin tenang, tubuh penderita social anxiety bisa bereaksi berlebihan, seperti jantung berdebar kencang, gemetar, atau bahkan mual saat menghadapi situasi sosial, gejala yang jarang muncul pada orang yang hanya pemalu.

Baca Juga :  5 Metode Mengajarkan Anak tentang Rasa Malu dan Pentingnya Kesopanan

4. Takut Dianggap Negatif, Bahkan Setelah Acara Selesai

Dalam social anxiety, ketakutan akan penilaian berlanjut bahkan setelah interaksi sosial berakhir. Penderita terus memikirkan setiap kata dan perilaku yang dianggap salah, berbeda dengan pemalu yang biasanya bisa melupakan dengan cepat setelah situasi berlalu.

5. Tidak Pernah Merasa Nyaman Sepenuhnya Saat Bersama Orang Lain

Baca Juga :  Peran Orang Tua dalam Membangun Kepercayaan Diri: 5 Manfaat Bertanya Sejak Dini

Ketidaknyamanan social anxiety tidak hanya saat awal interaksi, tetapi bisa berlanjut tanpa henti meski sudah lama berada bersama orang lain. Hal ini menunjukkan adanya ketegangan psikologis yang lebih dalam dibanding rasa malu biasa.

Mengenali perbedaan ciri social anxiety dengan rasa malu penting untuk mendapatkan penanganan tepat. Jika tanda-tanda social anxiety terasa mengganggu, jangan ragu mencari bantuan profesional agar kondisi dapat ditangani secara efektif.***

Editor : Alysa

Sumber : liputan6.com