NARASITODAY.COM – Keracunan makanan adalah kondisi yang terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman, racun, atau zat berbahaya lainnya.
Gejala keracunan makanan bisa muncul dalam waktu jam atau hari setelah konsumsi, dengan tanda-tanda utama seperti diare dan muntah. Berikut 5 ciri keracunan makanan yang perlu segera diketahui dan ditangani agar tidak membahayakan kesehatan.
1. Diare
Diare akibat keracunan makanan biasanya berupa buang air besar yang encer dan lebih sering dari biasanya. Kondisi ini terjadi karena usus mengalami peradangan dan gagal menyerap cairan dengan baik. Diare juga dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak segera diatasi.
2. Mual dan Muntah
Mual dan muntah merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun atau zat berbahaya dari lambung. Gejala ini sering muncul beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang tercemar dan menjadi tanda peringatan utama keracunan makanan.
3. Nyeri dan Kram Perut
Keracunan makanan bisa menyebabkan peradangan pada dinding lambung dan usus yang menimbulkan rasa sakit dan kram perut. Kram tersebut terjadi karena otot-otot perut berkontraksi untuk mempercepat pengeluaran zat berbahaya.
4. Demam dan Kelelahan
Demam adalah reaksi tubuh melawan infeksi. Selain demam, pengidap keracunan makanan bisa merasa sangat lelah dan lemas akibat kehilangan energi dan cairan tubuh melalui diare dan muntah.
5. Gejala Dehidrasi
Gejala dehidrasi akibat keracunan makanan yang harus diwaspadai antara lain mulut dan bibir kering, rasa haus berlebihan, urine sedikit dan berwarna pekat, serta lemas yang berlebihan. Dehidrasi bisa berakibat serius terutama pada anak-anak dan orang lanjut usia.
Penanganan awal keracunan makanan adalah menjaga kecukupan cairan dengan minum air putih atau larutan elektrolit. Apabila gejala tidak membaik dalam beberapa hari atau muncul tanda-tanda berat seperti muntah terus-menerus, darah pada feses atau muntah, dan demam tinggi, segera dapatkan perawatan medis agar tidak terjadi komplikasi serius.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














