NARASITODAY.COM – Overthinking atau berpikir berlebihan sering membuat seseorang merasa cemas, stres, dan sulit fokus pada hal yang penting. Kebiasaan ini bisa menggerus kesehatan mental dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah satu cara efektif untuk meredam overthinking adalah menjalankan praktik self love, yaitu mencintai dan menghargai diri sendiri secara sadar. Berikut adalah lima cara self love yang ampuh meredam overthinking agar hidup lebih tenang dan bahagia.
1. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri
Overthinker sering kali menyalahkan diri sendiri atas hal-hal yang tidak sepenuhnya dalam kendalinya. Latih diri untuk memaafkan kesalahan dan menerima bahwa kamu adalah manusia biasa yang tidak sempurna. Ganti kalimat “Harusnya aku…” dengan “Aku sudah melakukan yang terbaik,” agar beban pikiran perlahan berkurang dan rasa penerimaan tumbuh.
2. Tuliskan Isi Pikiranmu (Journaling)
Menuliskan pikiran dan perasaanmu dalam buku catatan membantu melepaskan beban mental. Dengan journaling, otak mendapat ruang untuk “bernapas” dan kamu bisa mengenali pola pikir yang membuat overthinking terjadi sehingga lebih mudah mengendalikannya.
3. Tetapkan Batasan Pikiran (Mental Boundaries)
Self love juga berarti melindungi diri dari hal yang menyakiti secara mental. Batasi waktu untuk memikirkan masalah, misalnya dengan teknik “worry time” memberi waktu 10-15 menit untuk merenung dan sisanya fokus pada hal lain. Ini mencegah pikiran terjebak dalam lingkaran overthinking yang tak berujung.
4. Rawat Tubuh untuk Tenangkan Pikiran
Tubuh dan pikiran saling terkait erat. Tidur cukup, konsumsi makanan bergizi, dan aktivitas fisik seperti yoga atau jalan santai bisa menenangkan sistem saraf serta mengurangi kecemasan. Saat tubuh rileks, pikiran pun lebih mudah tenang dan tidak mudah terpicu overthinking.
5. Katakan Hal Positif pada Diri Sendiri (Self-Affirmation)
Dialog batin yang kritis dan merendahkan diri memperparah overthinking. Ubah dengan self-affirmation, yaitu mengucapkan kalimat positif untuk menumbuhkan rasa percaya dan cinta diri.
Contohnya: “Aku cukup, bahkan saat aku tidak sempurna,” atau “Aku memilih untuk tetap tenang.” Ulangi afirmasi ini setiap hari untuk membangun inner voice yang mendukung.
Overthinking memang bisa terasa seperti badai pikiran yang tak berhenti. Namun dengan membangun kebiasaan self love, kamu menciptakan ruang untuk ketenangan dan penerimaan diri. Ingat, mencintai diri sendiri bukan egois, tapi fondasi penting untuk kesehatan mental yang lebih baik.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














