
NARASITODAY.COM, BARCELONA — Klub raksasa Spanyol, Barcelona, dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak striker veteran Robert Lewandowski yang akan berakhir pada musim panas 2026. Keputusan ini membuka kemungkinan sang pemain hengkang secara gratis, dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub untuk menyegarkan lini depan musim depan.
Langkah ini cukup mengejutkan mengingat kontribusi Lewandowski sejak bergabung dari Bayern Munich pada 2022 dengan nilai transfer £42,5 juta. Meski masih menunjukkan ketajaman, manajemen klub menilai performa pemain berusia 37 tahun itu mulai menurun, terutama dalam hal intensitas pressing yang menjadi bagian penting dari filosofi permainan Barcelona.
Selain faktor fisik, beban gaji tinggi Lewandowski juga menjadi pertimbangan utama. Barcelona saat ini tengah menghadapi tekanan finansial dan pembatasan dari otoritas keuangan La Liga. Direktur olahraga klub, Deco, menegaskan bahwa belum ada rencana untuk membahas kontrak baru dalam waktu dekat.
“Kami tidak akan membicarakan perpanjangan kontrak pada bulan Oktober. Kami melangkah selangkah demi selangkah. Lewandowski adalah salah satu penyerang terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan telah banyak membantu kami. Tapi kami akan menganalisis situasinya nanti,” ujar Deco.
Di tengah ketidakpastian masa depan Lewandowski, Barcelona justru menunjukkan ketertarikan kuat untuk mempermanenkan Marcus Rashford, yang saat ini tengah menjalani masa peminjaman dari Manchester United. Rashford tampil impresif di bawah pelatih Hansi Flick, termasuk mencetak dua gol spektakuler saat mengalahkan Newcastle di Liga Champions.
Pihak klub dikabarkan terkesan dengan etika kerja dan kemampuan teknis Rashford. Barcelona memiliki opsi untuk mempermanenkan transfernya dengan biaya awal £25 juta ditambah £5 juta dalam bentuk bonus.
Jika kesepakatan ini terealisasi, Rashford akan menjadi bagian penting dari lini serang Blaugrana bersama Raphinha dan Lamine Yamal, pemain muda yang nyaris meraih Ballon d’Or.
Selain Rashford, Dani Olmo juga masuk dalam proyek jangka panjang Barcelona. Musim lalu, tim asuhan Flick hampir meraih treble sebelum tersingkir di semifinal Liga Champions oleh Inter Milan.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber













