NARASITODAY.COM, SINGAPURA – Singapura akan mengadopsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dijalankan di Indonesia pada tahun 2025. Program ini akan hadir dengan nama Central Kitchen Meal Model (CKMM) atau model dapur terpusat, dan dijadwalkan mulai diterapkan pada tahun 2026 di 13 sekolah dasar.
Menurut laporan Straits Times, Selasa (14/10/2025), sebelum peluncuran resmi, Pemerintah Singapura telah melakukan uji coba CKMM pada tahun 2022 di Sekolah Menengah Yusof Ishak. Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan sehat bagi siswa melalui sistem katering terpusat.
Tiga penyedia katering telah dipilih untuk mendukung pelaksanaan program ini, yakni Chang Cheng Holdings, Gourmetz, dan Wilmar. Ketiganya telah memenuhi standar dari Badan Promosi Kesehatan Singapura, termasuk tidak menyajikan makanan gorengan, menggunakan nasi gandum utuh, serta bahan-bahan yang lebih sehat.
Kementerian Pendidikan Singapura menetapkan harga makanan berkisar antara 1,80 hingga kurang dari 4 dollar Singapura, atau sekitar Rp 23.000 hingga Rp 50.000 per porsi. Setiap bento yang disiapkan akan mencakup biji-bijian utuh, sayuran, protein, dan buah, dan harus dipesan terlebih dahulu untuk ke-13 sekolah yang terlibat.
Haw Kian Siong, Kepala Operasi Chang Cheng Holdings, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melibatkan ahli gizi untuk bekerja sama dengan para koki dalam menciptakan sajian sayuran yang menarik bagi anak-anak. “Misalnya, dengan memasukkan sayuran berwarna-warni atau membumbuinya dengan saus yang lezat,” ujarnya.
Chang Cheng menawarkan 13 pilihan menu harian, termasuk sembilan pilihan halal dan tiga vegetarian. Menu tersebut akan diperbarui setiap minggu dan berganti setiap bulan. Sementara itu, Gourmetz menyediakan lima hingga enam hidangan utama yang merupakan perpaduan masakan lokal dan internasional, dengan rotasi menu setiap semester. Wilmar juga akan menyediakan berbagai pilihan menu yang dapat dipesan setiap hari.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














