Museum Louvre Dirampok di Siang Hari, Permata Napoleon Dicuri dalam Hitungan Menit

0
Museum Louvre
Ilustrasi Museum Louvre diterangi lampu di malam hari. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, PARISMuseum Louvre, ikon budaya Prancis dan rumah bagi lukisan Mona Lisa, menjadi sasaran perampokan besar-besaran pada Minggu siang waktu setempat.

Dalam insiden yang berlangsung sangat cepat, para pelaku berhasil mencuri sejumlah harta bersejarah, termasuk permata mahkota Prancis yang dikenal sebagai “Permata Napoleon”.

Menurut laporan AFP, aksi pencurian hanya memakan waktu tujuh menit, sementara AP menyebut durasinya bahkan lebih singkat, yakni empat menit. Meski berhasil membawa kabur barang berharga, para pelaku dilaporkan menjatuhkan sebuah mahkota bertabur permata saat melarikan diri.

AFP merinci bahwa selain Permata Napoleon, sejumlah barang berharga lainnya turut dicuri, seperti kalung zamrud dan berlian yang pernah diberikan Napoleon kepada istrinya, Permaisuri Marie Louise, serta mahkota abad ke-19 milik Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III.

Presiden Emmanuel Macron merespons kejadian ini melalui media sosial, menyatakan bahwa pemerintah akan mengerahkan segala upaya untuk menangkap pelaku dan mengembalikan harta yang hilang.

Baca Juga :  Curhat Rafael Tan soal Paket Dicuri, Tetangga Jadi Waspada di Jagakarsa

“Rasanya seperti film Hollywood,” ujar Talia Ocampo, seorang turis asal Amerika Serikat, dikutip Senin (20/10/2025). “Rasanya gila dan sesuatu yang tak akan kami lupakan, kami tidak bisa pergi ke Louvre karena ada perampokan,” tambahnya.

Aksi pencurian ini bukan yang pertama menimpa museum-museum di Prancis dalam beberapa bulan terakhir. Serangkaian insiden serupa telah memaksa Louvre, museum paling banyak dikunjungi di dunia, untuk menutup sementara operasionalnya.

Mengutip Time yang merujuk harian Prancis Le Parisien, empat pencuri bertopeng dan mengenakan penutup kepala-wajah masuk ke museum sekitar pukul 09.30 pagi melalui fasad yang menghadap Sungai Seine.

Mereka memanfaatkan lokasi konstruksi sebagai kedok, dengan bantuan alat kerja cherry picker untuk mengakses langsung ruang perhiasan Galeri Apollo di lantai pertama hanya sekitar 300 yard dari Mona Lisa.

Baca Juga :  Bupati Bogor Apresiasi Pameran Foto Resolusi Karya PFI Bogor

Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati menyebut rekaman CCTV menunjukkan para pelaku masuk “dengan tenang” dan menghancurkan etalase perhiasan. Ia menegaskan bahwa “tidak ada kekerasan” dalam aksi tersebut, yang ia sebut sebagai “sangat profesional”.

Salah satu titik yang kini menjadi fokus penyelidikan adalah tangga di sudut tenggara gedung yang menghadap Sungai Seine. Tangga tersebut terhubung dengan lift mekanis dan balkon lantai atas, namun belum dipastikan apakah digunakan oleh pencuri atau bagian dari proyek konstruksi.

CNN International melaporkan bahwa seorang pemandu wisata mendengar suara “hentakan kaki” di jendela sebelum museum dievakuasi. “Saya sedang mencoba mencari tahu apa yang terjadi ketika saya melihat staf museum berteriak seperti itu,” kata Ryan el Mandari. “Kemudian mereka berbalik, sangat cepat, dan mulai berlari sambil berteriak ‘keluar, keluar, keluar, keluar, evakuasi!’,” tambahnya.

Baca Juga :  Raih Kategori IKK Baik, Pemkot Bogor Gelar Rakor Tingkatkan Nilai IKK 2025

Setelah melancarkan aksinya, para pencuri dilaporkan kabur menggunakan skuter Yamaha TMax bermesin 560cc menuju jalan raya terdekat. Penyelidik kini tengah menelusuri rute pelarian mereka.

Di tengah penyelidikan, masalah kepegawaian di Louvre juga menjadi sorotan. Dalam beberapa bulan terakhir, museum mengalami gangguan operasional akibat aksi mogok staf yang memprotes kepadatan pengunjung dan tekanan kerja. Sejak 2023, Louvre membatasi jumlah pengunjung menjadi 30.000 orang per hari, sepertiga dari kapasitas sebelumnya.

Meski belum jelas apakah isu kepegawaian berkontribusi pada perampokan ini, serikat pekerja menyatakan bahwa staf masih menghadapi tekanan besar dengan pengawasan yang minim terhadap pintu masuk, pintu keluar, dan arus pengunjung.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber