PT Antam Pongkor Mantapkan Strategi Perpanjang Umur Tambang dan Perkuat Ekonomi Warga Sekitar

0
PT Antam
Foto (Dok. Antam)

NARASITODAY.COM, BOGOR- PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor terus memantapkan langkah untuk menata ulang masa depan salah satu tambang emas terbesar di Indonesia.

Melalui eksplorasi lanjutan, inovasi teknologi penambangan, serta program pengembangan masyarakat, Antam berupaya memastikan kawasan Pongkor tetap produktif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

Tambang yang berada di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ini selama puluhan tahun menjadi salah satu tulang punggung produksi emas nasional.

Dari kawasan inilah logam mulia simbol kemewahan dan aset investasi yang digandrungi masyarakat diproduksi melalui proses pengolahan modern dan berstandar internasional.

Cadangan Masih Potensial, Eksplorasi Diperkuat

Saat ini, Tambang Emas Pongkor masih menyimpan cadangan (reserves) sekitar 166 ribu ounce atau setara 5,16 ton emas.

Sementara total sumber daya (resources) yang masih berpotensi ditambang mencapai 649 ribu ounce atau sekitar 20,19 ton emas.

CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, menyampaikan bahwa proses eksplorasi terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan operasi.

Baca Juga :  Guncangan Besar! 33,7 Juta Akun Pelanggan Coupang di Korea Terancam Bocor

Cadangan yang telah tervalidasi dinilai cukup untuk menopang aktivitas produksi hingga empat tahun mendatang.

“Cadangan ini sudah terdata dan dapat dipastikan. Namun eksplorasi tidak berhenti, sehingga umur tambang sangat mungkin bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah faktor berpengaruh pada potensi perpanjangan umur tambang, mulai dari fluktuasi harga emas hingga kemajuan teknologi pengolahan.

Material berkadar rendah yang saat ini belum ekonomis, dapat menjadi layak ditambang jika harga emas meningkat atau teknologi ekstraksi semakin efisien.

Antam juga menyimpan material ore berkadar rendah dengan pengelolaan yang ketat.

“Material yang sekarang menjadi waste suatu saat bisa menjadi ekonomis,” ujarnya.

Target Operasional Aman hingga 2031

General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menegaskan bahwa aktivitas eksplorasi adalah kunci untuk menjaga operasional tambang tetap aman hingga bertahun-tahun ke depan.

Saat ini, Antam mengembangkan empat front area eksplorasi Gudang Handak, Kubang Cicau, Ciguha, dan Ciurug.

Baca Juga :  Kena Roasting! Andre Taulany Dihujani Candaan oleh Sahabat Setelah Diisukan Menjadi Menteri

Dengan kapasitas produksi yang ada, Tambang Pongkor diprediksi masih dapat beroperasi hingga tahun 2031, bahkan berpotensi lebih lama.

“Dengan kapasitas saat ini, kita masih bisa sampai 2031, bahkan lebih,” ujar Nilus, sebagaimana dilansir Katadata.

Produksi emas Pongkor saat ini mencapai sekitar 1 ton per tahun.

Kaji Akuisisi Tambang Baru

Seiring menurunnya cadangan emas bawah tanah di Pongkor, Antam juga mulai mengkaji peluang akuisisi tambang emas baru, baik di dalam maupun luar negeri.

Kajian ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pasokan emas perusahaan dalam jangka panjang.

Hingga September 2025, Antam telah mengalokasikan Rp 176,95 miliar untuk biaya eksplorasi awal di tiga komoditas utama: emas, nikel, dan bauksit.

Proses Pengolahan Emas Modern dan Berstandar Dunia

Proses pengolahan emas Pongkor dilaksanakan melalui serangkaian tahapan modern, mulai dari crushing, penggilingan bowl mill, leaching, hingga carbon in pulp (CIP).

Larutan emas berkonsentrasi tinggi kemudian diproses melalui electrowinning dan dilebur di smelter menjadi bullion emas berkadar 60-80%.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Pemkab Bogor Perkuat Kapasitas PPID dan Pengelola SP4N-LAPOR!

Bullion tersebut selanjutnya dikirim setiap dua minggu sekali ke Pabrik Logam Mulia Antam di Pulo Gadung, Jakarta, untuk dimurnikan hingga mencapai kadar 99% dan dicetak menjadi gold bar.

Pabrik ini menjadi satu-satunya fasilitas pemurnian emas di Indonesia yang memperoleh sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), standar paling prestisius di pasar global.

Komitmen untuk Lingkungan dan Masyarakat

Selain fokus pada keberlanjutan sumber daya, Antam Pongkor juga mempercepat kegiatan reklamasi, rehabilitasi lahan bekas tambang, serta memperkuat program pemberdayaan masyarakat.

Antam menghadirkan berbagai inisiatif ekonomi dan pelatihan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki sumber penghidupan ketika masa produksi tambang berakhir.

Dengan strategi eksplorasi, inovasi teknologi, dan komitmen terhadap pengembangan masyarakat, Antam UBPE Pongkor menegaskan posisinya sebagai perusahaan pertambangan yang berorientasi jangka panjang, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi Indonesia.***

Editor : Andreas