Kim Kardashian Punya Aneurisma Dan Otak ‘Berlubang’ dari Stres

0
Kim Kardashian
Bintang reality show dan pengusaha, Kim Kardashian. Foto : nyatamedia.com

NARASITODAY.COM,LOS ANGELES – Bintang reality show dan pengusaha, Kim Kardashian, membuat pengakuan mengejutkan setelah didiagnosis memiliki aneurisma kecil di otaknya.

Temuan medis terbaru dari pemindaian Computed Tomography (CT) bahkan menunjukkan kondisi tambahan yang mengkhawatirkan: ‘low brain activity’ atau aktivitas otak rendah.

Pengakuan ini diungkapkan Kim dalam episode perdana musim terbaru serial “The Kardashians” yang tayang Kamis lalu, diselingi rekaman dirinya menjalani pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI).

“Ada seperti, aneurisma kecil,” ujar Kardashian dalam episode tersebut.

Dokter yang menangani Kim, Dr. Daniel Amen, menyoroti hasil CT scan yang menunjukkan adanya ‘lubang’ di otak aktris berusia 45 tahun itu. Kondisi ini mengindikasikan bahwa bagian depan otaknya khususnya lobus frontal kurang aktif daripada yang seharusnya.

Baca Juga :  Kim Kardashian Terbuka tentang Perpisahannya dengan Kanye West

Aktivitas otak yang rendah seringkali dikaitkan dengan stres kronis. Diketahui, Kim tengah berada di bawah tekanan besar dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian pengacara California pada Juli 2025. Dr. Amen memperingatkan bahwa kondisi ini dapat mempersulitnya dalam menghadapi tantangan akademik tersebut.

“Dengan lobus frontal Anda, seperti yang berfungsi sekarang, akan lebih sulit untuk mengelola stres dan itu tidak baik untuk Anda, terutama saat Anda sedang belajar dan bersiap menghadapi ujian,” kata Dr. Amen kepada Kardashian.

Baca Juga :  Cara Wulan Guritno Agar Shaloom Razade Tak Jadi Nepo Baby

Mendengar diagnosis tersebut, Kim menyatakan ketidakpuasannya dan bertekad untuk mengambil langkah korektif.

“Otakku bagus. Aku sudah pernah mendengarnya,” kata Kim Kardashian, menegaskan keinginannya untuk mengembalikan aktivitas otaknya menjadi normal.

Meskipun Dr. Amen meyakinkan Kim bahwa kondisi otaknya saat ini tidak berisiko menyebabkan penyakit Alzheimer, perhatian publik tertuju pada diagnosis aneurisma.

Aneurisma otak adalah tonjolan berbentuk balon yang terbentuk di pembuluh darah otak, sering kali digambarkan seperti buah beri yang tergantung di batang otak.

Baca Juga :  Eva Celia dan Demas Narawangsa Batal Ajukan Permohonan Pendaftaran Perkawinan Luar Negeri

Namun, keberadaan aneurisma tidak selalu berarti bahaya yang langsung. Dr. Nina Moore, ahli bedah saraf di Cleveland Clinic, menjelaskan kepada NBC News bahwa aneurisma lebih umum daripada yang diperkirakan dan banyak orang hidup dengan kondisi tersebut tanpa komplikasi.

Aneurisma lebih umum daripada yang Anda kira dan orang-orang dapat menghabiskan seluruh hidup mereka dengan aneurisma tanpa komplikasi apa pun,” kata Dr. Moore.

Kebanyakan aneurisma otak tidak bergejala dan tidak diperiksa secara rutin. Oleh karena itu, pasien sering kali baru mencari pertolongan medis ketika sudah mengalami komplikasi serius.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com