Apakah Salmon Candied Bahaya bagi Kesehatan? Ini Faktanya

0
salmon candied
foto : freepik

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Candied salmon belakangan ini menjadi tren kuliner yang ramai muncul di media sosial, terutama TikTok. Hidangan ini dibuat dari salmon mentah yang diawetkan, lalu diglasir dengan gula atau sirup maple sehingga terlihat manis dan menggugah selera. Namun di balik kepopulerannya, para ahli mengingatkan adanya risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Salmon mentah sendiri berpotensi membawa bakteri, parasit, hingga patogen seperti Salmonella, E. coli, Hepatitis A, dan Norovirus. Jika proses pengawetan maupun penyajiannya tidak tepat, risiko infeksi bisa meningkat. Beberapa jenis salmon juga dapat membawa cacing pita yang mampu tumbuh hingga belasan meter di dalam usus manusia dan menimbulkan gejala seperti sakit perut, diare, hingga anemia.

Baca Juga :  Kepadatan Pengungsian dan Sanitasi Buruk Jadi Risiko Penyakit Pasca Banjir

Selain risiko mikroorganisme, salmon—baik budidaya maupun liar—bisa mengandung jejak zat kimia seperti Persistent Organic Pollutants (POPs) serta logam berat. Zat ini berhubungan dengan peningkatan risiko kanker, gangguan imun, hingga masalah reproduksi. Karena candied salmon umumnya tidak melalui proses pemasakan sempurna, patogen yang ada bisa tetap bertahan.

Baca Juga :  Resmikan Layanan Baru RSUD Dr. KH.Idham Chalid, Rudy Susmanto : Berikan Layanan Kesehatan Terbaik Untuk Masyarakat

Siapa yang sebaiknya menghindari konsumsi salmon mentah?

Kelompok berikut disarankan tidak mengonsumsi salmon mentah atau olahan seperti candied salmon:

  • Ibu hamil
  • Anak-anak
  • Lansia
  • Individu dengan imunitas rendah, seperti penderita kanker, penyakit hati, HIV/AIDS, penerima transplantasi organ, atau diabetes

Cara aman membuat candied salmon

Agar lebih aman, salmon sebaiknya melalui proses:

  • Marinasi yang benar
  • Hot smoking atau pemanggangan suhu rendah, bukan dibiarkan mentah
  • Penyimpanan pada suhu ≤ 5°C
  • Bila tetap ingin memakai salmon mentah, pilih yang sudah melalui proses blast-freezing -35°C (meski tidak membunuh semua bakteri)
  • Memastikan peralatan bersih dan salmon dimasak hingga suhu internal 63°C
Baca Juga :  Panduan Lengkap Mengolah Daun Kelor untuk Menjaga Kadar Kolesterol dan Asam Urat

Mengetahui tren ini, penting bagi konsumen untuk tetap berhati-hati. Jika cara pengolahan atau kualitas salmon diragukan, lebih aman untuk tidak mengonsumsinya. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : idntimes.com