4 Suara Paling Keras di Dunia, Salah Satunya Terjadi di Indonesia

0
Gunung Anak Krakatau. Foto: Wikimedia Commons/Lord Mountbatten

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Fenomena suara paling keras di dunia selalu menjadi topik yang menarik perhatian para ilmuwan. Beberapa di antaranya bahkan tercatat sebagai peristiwa ekstrem yang mengguncang bumi—secara harfiah. Salah satu suara terkeras itu ternyata pernah terjadi di Indonesia.

1. Letusan Gunung Krakatau (1883)

Letusan Krakatau dikenal sebagai suara paling keras yang pernah terdengar oleh manusia. Suaranya disebut mampu terdengar hingga jarak 4.000 km. Namun ilmuwan menyebut tidak ada satupun orang yang benar-benar mengetahui seberapa keras suara aslinya karena ledakan terjadi sangat dekat dengan pusat bencana dan tidak ada alat canggih saat itu.

Baca Juga :  Kemudahan Baru untuk Pembeli Kendaraan Bekas di Jawa Barat: Proses Balik Nama Tanpa KTP Pemilik Lama

“Asumsi dapat dibuat tentang perambatan suara, tetapi ini sangat tidak pasti,” ujar Michael Vorländer, profesor dan Kepala Institut Teknologi Pendengaran dan Akustik RWTH Aachen, dikutip LiveScience (7/12/2025).

2. Ledakan Meteor Tunguska (1908)

Ledakan meteor yang jatuh di Siberia ini membakar kawasan pepohonan ratusan mil persegi. Suara ledakannya diperkirakan berada pada kisaran 300–315 dB, setara dengan Krakatau. Namun seperti Krakatau, ledakan ini juga terekam dari jarak jauh sehingga tingkat tekanan suara aslinya sulit dipastikan.

Baca Juga :  Bazar Kewirausahaan ITB Dewantara, Ajang Seru Belajar dan Berbisnis di Kampus

3. Letusan Hunga, Tonga (2022)

Letusan gunung api bawah laut di Tonga ini menjadi suara paling keras yang berhasil direkam pada era modern. Gelombang suaranya mengelilingi bumi berulang kali dan terdengar hingga ribuan kilometer jauhnya, termasuk sampai Alaska dan Eropa Tengah.

“Letusan Hunga, Tonga adalah suara paling keras yang terekam di era digital modern,” kata David Fee, profesor riset di Universitas Alaska Fairbanks.

Tekanan udaranya mencapai 1800 pascal pada jarak 68 km—angka yang jauh melampaui ledakan bahan kimia berkekuatan besar.

Baca Juga :  Sakit Kepala Setelah Beraktivitas di Luar? Kenali 5 Penyebabnya!

4. Suara Buatan Manusia di Laboratorium

Peneliti juga pernah menghasilkan tekanan besar menggunakan laser sinar-X yang ditembakkan pada semburan air mikroskopis. Tekanan yang tercipta setara dengan 270 dB. Namun eksperimen ini dilakukan di ruang vakum sehingga tidak menghasilkan suara nyata, karena suara membutuhkan media seperti udara atau air.

“Untuk gelombang suara terkuat yang terekam di era modern, Tonga 2022 adalah juaranya,” kata Milton Garces, Direktur Laboratorium Infrasonik Universitas Hawaii. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikedu