TMJ Klaim FIFA Halangi Upaya Banding FAM ke CAS Terkait Kasus Naturalisasi Pemain

0
TMJ
Tunku Mahkota Johor (TMJ), Ismail Ibni Sultan Ibrahim, menuding FIFA mencoba menghalangi upaya banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke CAS terkait kasus tujuh pemain naturalisasi.Foto : bola.com

NARASITODAY.COM, KUALA LUMPUR – Tunku Mahkota Johor (TMJ), Ismail Ibni Sultan Ibrahim, kembali membuat pernyataan kontroversial soal kasus naturalisasi pemain Malaysia. TMJ menilai FIFA mencoba menghalangi upaya banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait saksi FIFA dalam kasus tujuh pemain naturalisasi.

Menurut TMJ, pejabat FIFA sempat menyarankan Presiden Kehormatan FAM, Tan Sri Hamidin Mohd Amin, agar tidak membawa kasus tersebut ke CAS.

Baca Juga :  Piala Dunia Antarklub 2029 di Qatar? FIFA Masih Evaluasi, Jadwal dan Iklim Jadi Fokus

“Mereka tidak ingin kami membawanya ke CAS. Mereka secara pribadi mengatakan kepada Hamidin untuk tidak membawanya ke sana,” kata TMJ, melansir Scoop, Kamis (12/12/2025).

Ia menambahkan, FIFA bahkan mengancam bahwa banding ke CAS bisa berujung pada sanksi lebih berat. “Saya tidak yakin apakah mereka takut atau tidak, tetapi Anda dapat bertanya pada Tan Sri Hamidin sendiri. Mereka bahkan mengancam bahwa jika kami banding ke CAS, akan ada penangguhan atau hukuman yang lebih keras,” ujar TMJ.

Baca Juga :  Jepang Hormati Fans Indonesia: Tim Samurai Biru Siap Tampil Serius Melawan Garuda

Sanksi FIFA terhadap FAM terjadi karena tujuh pemain naturalisasinya dianggap tidak memiliki darah Malaysia dan terdapat dugaan pemalsuan dokumen. FAM didenda 350 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 7,2 miliar, sementara ketujuh pemain Gabriel Palermo, Rodrigo Holgado, Facundo Garces, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Imanol Machuca dikenai denda tambahan serta larangan bermain selama satu tahun.

Baca Juga :  Pensiun dari Basket, Paul Millsap Siap Menyongsong Babak Baru dalam Hidupnya

FAM sebelumnya telah mengajukan banding ke Komite Banding FIFA, namun ditolak. TMJ sempat menuding keputusan FIFA sarat muatan politik, sementara FIFA menegaskan kesalahan FAM dalam proses naturalisasi, termasuk pemalsuan dokumen, menjadi sorotan publik Malaysia.

Kini, CAS menjadi langkah terakhir bagi FAM untuk menantang keputusan FIFA, dengan harapan dapat membatalkan atau meringankan sanksi yang dijatuhkan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com