
NARASITODAY.COM CIANJUR– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur memusnahkan ribuan barang bukti hasil operasi penegakan peraturan daerah berupa minuman beralkohol dan rokok ilegal. Pemusnahan dilakukan di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Selasa (16/12/2025) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, serta disaksikan Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan itu.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi yang digelar sejak September hingga Desember 2025. Total minuman beralkohol yang dimusnahkan mencapai 2.237 botol dari berbagai merek. Selain itu, Satpol PP juga memusnahkan rokok ilegal sebanyak 7.983 bungkus atau setara 159.660 batang hasil penindakan sepanjang tahun 2025.
Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa pemberantasan peredaran barang ilegal tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum.
“Pemerintah daerah, provinsi, dan pusat tidak bisa bekerja sendiri. Upaya ini harus dilakukan secara kolektif bersama seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran dan kedisiplinan warga sangat penting untuk menjauhi miras dan barang ilegal karena dampaknya merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peningkatan kesiapsiagaan personel.
“Hari ini kami tidak hanya melakukan pemusnahan miras dan rokok ilegal, tetapi juga meresmikan perahu karet, penambahan mobil patroli, serta simulasi pemadaman kebakaran dan pengendalian massa. Ini bagian dari kesiapan kami menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata Djoko.
Ia menambahkan, keberhasilan penertiban miras dan barang ilegal sangat bergantung pada dukungan masyarakat.
“Sehebat apa pun aparat, tanpa kesadaran masyarakat upaya ini akan terkendala. Karena itu kami berharap peran aktif seluruh warga Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.***
Wartawan : Andreas













