Dinas Pendidikan Lakukan Langkah Tegas Dan Terukur Demi Jaga Iklim Pendidikan Yang Aman, Nyaman, Dan Berkeadilan

0
Dinas Pendidikan
Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan menonaktifkan seorang guru SD negeri di Kecamatan Cibinong menyusul aduan masyarakat terkait praktik pembelajaran yang tidak sesuai.Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan melakukan Langkah tegas dan terukur menindaklanjuti aduan masyarakat terkait praktek pembelajaran yang tidak sesuai di salah satu SD negeri di Kecamatan Cibinong.

Guru yang bersangkutan dinonaktifkan sebagai tenaga pendidik di satuan pendidikan. Hal ini demi menegaskan komitmen untuk terus menjaga iklim pendidikan yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menjelaskan, menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian praktik pembelajaran di salah satu Sekolah Dasar Negeri di wilayah Kecamatan Cibinong, penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan berlandaskan asas kehati-hatian.

Baca Juga :  Banyak Wisata di Kabupaten Bogor Tak Berizin, Disbudpar Hadapi Tantangan Penindakan

“Kami telah melakukan pembinaan dan penindakan kepada tenaga pendidik terkait dengan pengenaan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan. Guru yang bersangkutan telah dinonaktifkan sebagai tenaga pendidik di satuan pendidikan,” tandas Rusli.

Ia mengungkapkan, Dinas Pendidikan telah menerima laporan awal dan telah melakukan pemanggilan serta klarifikasi kepada Kepala Sekolah dan tenaga pendidik yang bersangkutan guna memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang. Bahwa berdasarkan ketentuan tidak ada pengumpulan uang atau pungutan dalam bentuk apa pun pada satuan pendidikan.

Baca Juga :  Bandara Kertajati Sepi Turis Asing, Ini Respons Gubernur Jabar

“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan dan tenaga pendidik untuk senantiasa menjaga profesionalisme, mengedepankan komunikasi yang baik dengan orang tua murid, serta menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan praktik pembelajaran,” ungkap Rusli.

Baca Juga :  Ribuan Siswa Lulusan SMK Pelita Siap Terjun ke Dunia Industri

Rusli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, media, serta orang tua murid atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam menyampaikan informasi. Hal tersebut menjadi bagian penting dari pengawasan bersama terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bogor.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan berkelanjutan guna memastikan terselenggaranya layanan pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor