Proliga 2026 Resmi Dimulai, Gairah Bola Voli Tanah Air Kembali Menggelora

0
Proliga
Proliga 2026 siap bergulir mulai 8 Januari hingga 26 April dengan total 98 pertandingan di 11 kota.Foto : Proliga

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Gemuruh sorak-sorai pecinta bola voli tanah air akan segera kembali. Kompetisi kasta tertinggi, Proliga 2026, resmi dijadwalkan bergulir mulai 8 Januari hingga 26 April mendatang. Mengusung ambisi peningkatan kualitas, turnamen tahunan ini akan menyajikan marathon 98 pertandingan yang tersebar di 11 kota di Indonesia.

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menjanjikan atmosfer yang berbeda pada edisi kali ini. Kehadiran pemain-pemain elit diharapkan mampu mendongkrak standar kompetisi ke level yang lebih tinggi.

Proliga 2026 akan semakin berkualitas dari segi permainan dan pastinya menarik. Hal tersebut akan membuat kualitas permainan serta atlet yang berlaga juga bisa meningkatkan kualitas Proliga sendiri,” ujar Imam Sudjarwo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/12/2025).

Ada warna baru dalam peta perjalanan Proliga tahun ini. Setelah Palembang Bank SumselBabel memutuskan mundur, panitia bergerak cepat dengan menunjuk Medan sebagai salah satu tuan rumah putaran reguler. Langkah ini diambil agar gairah voli di luar Pulau Jawa tetap menyala.

Baca Juga :  Lionel Messi Pertimbangkan Kembali Main di Piala Dunia 2026 Meski Usia Mendekati 39 Tahun

“Tahun ini kami menyajikan pertandingan hingga 98 match. Tentu juga ada penambahan kota di Medan setelah Palembang tidak ada. Adanya penyebaran ini diharapkan tidak hanya terpusat di Jawa dan penggemar yang ada di Sumatra tetap bisa menonton,” lanjut Imam.

Selain Medan, putaran reguler akan menyambangi Pontianak, Bandung, Gresik, Malang, Bojonegoro, dan Sentul Bogor. Sementara itu, tensi tinggi babak final four akan memanaskan Surabaya, Solo, dan Semarang, sebelum akhirnya mencapai puncaknya di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Baca Juga :  Tim Voli Bank SumselBabel Siap Hadapi Proliga 2025 dengan Semangat Juara!

Satu hal yang paling dinantikan adalah perubahan format di babak puncak. Untuk pertama kalinya, perebutan tempat ketiga dan grand final akan menggunakan sistem best of three. Sistem ini menjanjikan drama yang lebih panjang karena pemenang tidak lagi ditentukan dalam satu malam.

“Sistem ini seru mengingat jika skor imbang 1-1 pemenang ditentukan hingga pertandingan terakhir,” tegas Imam.

Penyelenggaraan tahun ini juga memiliki tantangan unik karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Ketua Panitia Proliga, Hanny S. Surkatty, menjelaskan bahwa jadwal telah disesuaikan agar para pemain dan penonton tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Pertandingan pada bulan Ramadan akan kami gelar satu setiap mulai pukul 20.30 malam WIB. Kami sengaja menggelar selama bulan Ramadan agar jeda pertandingan reguler ke babak final four tidak terlampau jauh dengan jarak hanya tiga pekan,” jelas Hanny.

Baca Juga :  Turki Desak UEFA dan FIFA Diskors Israel dari Kompetisi Sepak Bola Internasional

Sebanyak 12 tim terbaik siap bertarung memperebutkan mahkota juara. Di sektor putri, kehadiran tim baru Medan Falcons akan menantang dominasi nama-nama besar seperti Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung bjb Tandamata. Sementara di sektor putra, persaingan sengit diprediksi akan kembali melibatkan sang juara bertahan Jakarta LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi.

Berikut daftar lengkap tim yang berlaga:

7 Tim Putri:

  • Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Bandung bjb Tandamata, Jakarta Livin Mandiri, dan Medan Falcons.

5 Tim Putra:

  • Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta LavAni, Surabaya Samator, Jakarta Garuda Jaya, dan Falcons Bhagasasi.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com