NARASITODAY.COM, LIVERPOOL – Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah ucapan Selamat Natal melalui akun media sosial pribadinya. Unggahan tersebut langsung memicu beragam reaksi dari netizen, seperti yang kerap terjadi hampir setiap akhir tahun.
Dalam unggahannya, Salah membagikan foto kedua anaknya yang tengah duduk di depan pohon Natal di rumahnya. Tak banyak kata yang disertakan. Pemain asal Mesir itu hanya menulis, “Selamat Natal,” disertai emoji hati berwarna merah.
Unggahan sederhana tersebut langsung mengundang ribuan komentar. Sebagian netizen mempertanyakan sikap Salah sebagai seorang muslim yang dinilai tak perlu ikut merayakan Natal secara berlebihan. Namun, tidak sedikit pula yang justru memuji unggahan tersebut sebagai wujud toleransi antarumat beragama.
“Selamat Natal, Mohamed,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Komentar lain menyebut unggahan itu sebagai momen yang sudah dinantikan publik setiap tahun. “Postingan yang sudah ditunggu-tunggu,” tulis netizen lainnya.
Tak hanya pujian dan kritik, sejumlah penggemar juga melontarkan candaan. Beberapa di antaranya mengaitkan ucapan Natal Salah dengan ‘anomali’ performa Liverpool atau penurunan ketajaman sang pemain setelah momen tersebut, sebuah lelucon yang kerap muncul di kalangan pendukung klub.
Mohamed Salah memang dikenal konsisten mengucapkan Selamat Natal dari tahun ke tahun. Meski selalu menuai perdebatan, mantan pemain Chelsea, Fiorentina, dan AS Roma itu tetap dianggap sebagai salah satu pemain muslim paling menonjol di Inggris.
Bersama Liverpool, Salah telah mencatatkan 250 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub. Ia juga berperan besar dalam keberhasilan The Reds meraih dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Di luar lapangan, Salah kerap dipandang sebagai figur penting yang membantu mengikis islamophobia di Inggris. Sikapnya yang terbuka dan konsisten menunjukkan toleransi menjadikan setiap unggahannya tak sekadar konten media sosial, tetapi juga refleksi nilai keberagaman di tengah dunia sepak bola modern.
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














