NARASITODAY.COM, BOGOR – Ikon kebanggaan Kota Hujan, Tugu Kujang, kembali menjadi saksi bisu gegap gempita pergantian tahun 2026. Meski Pemerintah Kota Bogor tidak menggelar acara perayaan resmi, ribuan warga dan pengendara motor tetap tumpah ruah memadati kawasan tersebut sejak Kamis (31/12/2025) malam.
Pemandangan unik terlihat di sepanjang badan jalan. Berbeda dengan perayaan di lapangan terbuka, mayoritas warga merayakan detik-detik pergantian tahun di atas jok motor mereka. Tanpa turun dari kendaraan, para pengendara berhenti di sisi jalan, menciptakan lautan helm dan lampu kendaraan yang memenuhi area Jalan Pajajaran hingga Jalan Otista.
Sentuhan feature dalam perayaan ini terasa pada cerita-cerita kecil para pelancong lokal. Tugu Kujang seolah menjadi “pelabuhan terakhir” bagi mereka yang gagal menembus jalur Puncak karena penutupan jalan. Erfan, seorang pemotor yang datang bersama teman wanitanya, mengaku sempat putus asa di perjalanan sebelum akhirnya memutuskan berlabuh di Tugu Kujang.
“Saya habis muter, tadi sempet mau ke Puncak tapi ternyata motor juga ngga bisa lewat ya. Akhirnya ya balik ke sini, ternyata seru juga, rame juga di sini,” kata Erfan saat ditemui di lokasi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Alfian Nugraha (23). Pemuda asal Ciampea ini rela menempuh perjalanan jauh demi menjaga tradisi tahunannya merayakan malam tahun baru di bawah bayang-bayang Tugu Kujang.
“Memang sengaja pengen ke sini dari rumah, sambil jalan-jalan. Tiap tahun memang tahun baruannya di sini, seru juga, tetep ramai juga. Ini juga mau langsung pulang juga sih,” ujar Alfian.
Kemeriahan ini bukan tanpa konsekuensi. Aksi pemotor yang memakan badan jalan membuat arus lalu lintas dari arah Terminal Baranangsiang maupun dari arah RS PMI nyaris tidak bergerak. Kemacetan total sempat terjadi saat jarum jam mendekati angka 00.00 WIB.
Meski ada larangan penggunaan petasan, langit di atas Tugu Kujang tetap pecah oleh pancaran kembang api yang menyala beberapa kali. Cahaya warna-warni itu seketika disambut ribuan layar ponsel warga yang mencoba mengabadikan momen pertama di tahun 2026 tersebut.
Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi harus bekerja ekstra keras. Melalui pengeras suara, petugas terus mengimbau warga agar tidak berlama-lama berhenti dan segera melanjutkan perjalanan untuk mengurai sumbatan kendaraan.
Ketegasan petugas membuahkan hasil. Sekitar pukul 00.30 WIB, kerumunan motor mulai mencair. Arus lalu lintas yang sebelumnya lumpuh di Jalan Pajajaran dan Jalan Otista berangsur normal kembali, menyisakan kesunyian awal tahun di pusat Kota Bogor.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














