NARASITODAY.COM, SEOUL – Kabar gembira bagi para pejuang beasiswa di awal tahun 2026. Pemerintah Seoul, Korea Selatan, kembali membuka pintu bagi warga negara Indonesia untuk melanjutkan studi magister (S2) melalui program bergengsi Seoul Tech Scholarship 2026. Program ini menjadi peluang emas bagi mereka yang bermimpi menimba ilmu di bidang sains dan teknologi di salah satu pusat inovasi dunia.
Pendaftaran telah resmi dibuka sejak 22 Desember 2025 dan akan terus berlangsung hingga 6 Maret 2026. Beasiswa ini tidak hanya menawarkan pembebasan biaya pendidikan, tetapi juga paket dukungan finansial yang komprehensif agar mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada studi mereka.
Di balik angka-angkanya, beasiswa ini merupakan bentuk investasi serius Pemerintah Seoul dalam mempererat hubungan akademik internasional. Tahun ini, tersedia kuota untuk 30 orang terpilih dengan total pendanaan mencapai 480 juta KRW atau setara dengan Rp5,5 miliar.
Setiap penerima beasiswa dipastikan akan mendapatkan sokongan dana sebesar 20 juta KRW (sekitar Rp231 juta). Dana tersebut dirancang untuk mencakup seluruh kebutuhan krusial, mulai dari biaya masuk perguruan tinggi, uang kuliah penuh, biaya hidup sehari-hari, premi asuransi kesehatan, hingga tiket pesawat pulang-pergi.
Sentuhan feature dalam beasiswa ini terlihat pada fokusnya yang tajam terhadap bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Para pelamar ditantang untuk memiliki visi besar dalam memajukan teknologi global.
Sembilan universitas papan atas di Seoul telah disiapkan sebagai destinasi studi, termasuk kampus elit seperti Seoul National University (SNU), Korea University, hingga Sungkyunkwan University. Nama-nama besar ini menjanjikan ekosistem riset yang kompetitif bagi para mahasiswa Indonesia.
Bagi Anda yang tertarik, syarat yang ditetapkan cukup terbuka namun tetap kompetitif. Pelamar harus berusia di bawah 40 tahun dan memiliki rekam jejak akademik yang baik dengan IPK minimal 2,64 dari skala 4,0 (atau setara di skala lainnya). Selain itu, kemampuan bahasa asing sesuai kebutuhan kampus tujuan menjadi mutlak diperlukan.
Proses seleksi akan dilakukan melalui beberapa tahap ketat, mulai dari penyaringan kandidat, proses seleksi langsung oleh universitas pilihan, hingga pertimbangan akhir oleh otoritas pemberi beasiswa di Seoul.
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui tautan resmi di https://forms.gle/dXMr7dLQ9F47F95n9. Mengingat batas waktu pendaftaran yang berakhir pada 6 Maret 2026, para kandidat disarankan untuk segera menyiapkan berkas dan data diri secara lengkap.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














