NARASITODAY.COM, JAKARTA – Lily-Rose Depp dinobatkan sebagai nepo baby generasi Z dengan penghasilan tertinggi dari media sosial. Aktris sekaligus model berusia 25 tahun itu—putri dari aktor Johnny Depp—dilaporkan mampu meraup bayaran hingga 11.324 pound sterling atau sekitar Rp256 juta untuk satu unggahan di Instagram.
Meski memiliki sekitar 8,4 juta pengikut, Lily-Rose dikenal menjaga citra media sosialnya tetap minimalis. Ia lebih sering membagikan aktivitas profesional dan proyek karier, alih-alih mengekspos kehidupan pribadinya.
Posisi berikutnya ditempati Jaden Smith, putra Will Smith dan Jada Pinkett Smith, dengan estimasi pendapatan sekitar 9.690 pound sterling atau Rp219 juta per unggahan. Menariknya, meski Jaden memiliki jumlah pengikut terbesar—sekitar 19 juta—tingkat interaksi penggemarnya disebut masih berada di bawah beberapa figur lain dalam daftar tersebut.
Di bawah Jaden, ada Sofia Richie Grainge yang diperkirakan memperoleh 9.614 pound sterling atau sekitar Rp217 juta per unggahan. Sementara itu, Brooklyn Beckham disebut menghasilkan sekitar 7.942 pound sterling atau Rp179 juta untuk setiap postingan. Fakta ini menunjukkan bahwa anak-anak selebritas mampu membangun pengaruh sekaligus kesuksesan finansial mereka sendiri di dunia digital.
Nama-nama lain yang juga masuk dalam daftar nepo baby generasi Z berpenghasilan tinggi di media sosial antara lain Gracie Abrams, Maya Hawke, Willow Smith, Kaia Gerber, Nico Parker, dan Lila Moss. Penghasilan mereka per unggahan diperkirakan berada di kisaran 7.296 hingga 3.458 pound sterling.
Masing-masing figur muda tersebut dinilai memiliki cara unik dalam menjalin koneksi dengan penggemar, sambil terus meniti karier di bawah sorotan publik sejak usia dini.
Selain aktif di media sosial, Brooklyn Beckham juga dikabarkan tengah menjajal jalur baru. Ia disebut akan terlibat dalam ajang balap mobil listrik Formula E bersama 10 influencer lainnya, sebagai upaya memperkenalkan olahraga tersebut ke audiens yang lebih luas.
Fenomena ini menegaskan bahwa media sosial kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ruang hiburan. Bagi para bintang muda generasi Z, platform digital menjadi sarana membangun karier, meraih penghasilan, sekaligus mengelola popularitas sejak usia belia. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : tabloidbintang.com














