
NARASITODAY.COM, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Pelantikan tersebut mencakup pejabat dari sejumlah direktorat jenderal strategis.
Para pejabat yang dilantik terdiri atas 22 pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), tiga pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), satu pejabat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan satu pejabat Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Dalam sambutannya, Menkeu menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara dan publik yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya integritas, etika, dan kinerja dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan menjaga integritas. Ini adalah tugas negara dan kepercayaan publik yang akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar Purbaya.
Menkeu juga menyoroti peran kebijakan fiskal dalam mendorong permintaan domestik di tengah tantangan dinamika geopolitik global. Menurutnya, besarnya pasar dalam negeri harus dijaga agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Permintaan domestik harus didorong dengan kebijakan fiskal yang tepat. Namun, jika pasar dibanjiri barang selundupan dan praktik persaingan tidak sehat, maka perusahaan dalam negeri tidak memiliki ruang untuk bersaing secara adil,” katanya.
Karena itu, Purbaya meminta jajaran Kemenkeu, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, berada di garis depan dalam menjaga pasar domestik dari praktik ilegal dan persaingan usaha yang tidak sehat.
Ia menegaskan seluruh pejabat yang dilantik harus bekerja disiplin, profesional, dan menjaga integritas demi kepentingan negara.
Wartawan : Andreas













