Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Penjara Seumur Hidup

0
Menteri Kehakiman
Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan pada Minggu (1/2) atas kasus suap. (Foto: MARK R. CRISTINO/Pool via REUTERS)

NARASITODAY.COM, XIAMEN – Tang Yijun pernah berdiri di puncak sistem hukum China sebagai Menteri Kehakiman. Namun, pada Minggu (1/2/2026), pria berusia 64 tahun itu justru merasakan dinginnya palu keadilan yang pernah ia pimpin. Pengadilan Rakyat Menengah Xiamen menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Tang atas skandal suap yang telah berlangsung selama belasan tahun.

Dunia politik China berguncang saat hakim memaparkan bukti bahwa Tang secara ilegal menerima aset senilai lebih dari 137 juta yuan (sekitar Rp330 miliar) antara tahun 2006 hingga 2022. Dari seorang pejabat di Provinsi Zhejiang hingga menduduki kursi kementerian pada 2020, Tang diduga telah membangun “imperium suap” di bawah bayang-bayang jabatannya.

Baca Juga :  Puskesmas Pasar Rebo Tenjo Hadirkan Inovasi Digital “SIASAT”, Tangkal Hoaks Kesehatan

Penyalahgunaan Wewenang yang “Sangat Serius”

Menurut laporan stasiun penyiaran pemerintah CCTV, Tang memanfaatkan kekuasaannya untuk melicinkan jalan bagi entitas dan individu tertentu. Jasa “khusus” yang ia berikan mencakup proses pencatatan perusahaan, pengurusan pinjaman bank, hingga intervensi dalam penanganan perkara hukum sebuah ironi bagi sosok yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

Dalam putusannya, pengadilan bersikap tegas tanpa kompromi. “Tindakan Tang merupakan tindak pidana suap,” ujar pihak pengadilan sebagaimana dikutip dari Reuters.

Hakim menambahkan bahwa nilai uang yang terlibat bukan hanya sekadar angka, melainkan nominal “sangat besar” yang telah mengakibatkan “kerugian yang sangat serius terhadap kepentingan negara dan rakyat.” Selain mendekam di balik jeruji besi selamanya, seluruh hak politik Tang dicabut dan seluruh aset pribadinya disita oleh negara.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi di Indonesia Tuai Perhatian Malaysia, Seruan Stabilitas Nasional Menggema

Badai Antikorupsi Xi Jinping Belum Reda

Jatuhnya Tang Yijun adalah bukti nyata bahwa kampanye “Macan dan Lalat” yang digalakkan Presiden Xi Jinping terus memakan korban di level tertinggi. Tang mulai diselidiki pada April 2024 dan resmi dipecat dari Partai Komunis China pada akhir tahun yang sama setelah terbukti melanggar disiplin hukum.

Baca Juga :  Pengemudi Ojol Tuntut Perlindungan Hukum Lewat Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Fenomena ini tampaknya hanya puncak gunung es. Dalam beberapa pekan terakhir, Beijing kian agresif membersihkan barisan pemerintahannya:

  • Wang Xiangxi: Menteri Manajemen Darurat yang masih aktif kini tengah berada di bawah mikroskop penyelidikan.
  • Jenderal Zhang Youxia: Perwira militer tertinggi China yang juga terseret dalam pusaran penyelidikan rasuah pada Januari lalu.

Kisah Tang Yijun mengirimkan pesan jelas dari Beijing: tidak ada jabatan yang cukup tinggi untuk melindungi seseorang dari jaring antikorupsi negara. Bagi Tang, karier panjang yang ia rintis selama tiga dekade di Zhejiang berakhir tragis di sebuah ruang sidang di pesisir Xiamen.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com