Olahraga Biliar Kembali Naik Daun di Indonesia, Gelar Turnamen Internasional Berstandar Dunia

0
International
Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour dorong prestasi atlet nasional sekaligus perkuat Indonesia sebagai destinasi baru biliar internasional.Foto : dok. Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour

NARASITODAY.COM, TANGERANG – Suasana di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Banten, mendadak riuh oleh dentuman bola-bola biliar yang beradu. Di bawah lampu meja yang terang, para atlet dunia dan talenta lokal berkumpul dalam ajang Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour (WNT). Turnamen ini menjadi tonggak sejarah baru, menandai untuk pertama kalinya turnamen berstandar “WNT Gold Ranking” mendarat di Indonesia.

Digelar pada 4-8 Februari 2026, ajang hasil kolaborasi Carabao Billiards Indonesia dan Matchroom Multisport ini tidak hanya menjadi kompetisi biasa, melainkan panggung pembuktian bagi kebangkitan olahraga sodok di tanah air.

Baca Juga :  Indonesia Hadapi Bahrain di Matchday 8 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Persaingan Ketat di Grup C

Turnamen ini menjadi pionir di dunia dengan menghadirkan tiga kategori utama sekaligus: International Open (Hadiah Rp 1,7 miliar), Junior Open (Hadiah Rp 100 juta), dan Celebrity Billiards (Hadiah Rp 150 juta). CEO Carabao Billiards Indonesia, Hendra Kurniawan, mengungkapkan bahwa motivasi utamanya adalah membawa atmosfer kompetisi global ke depan pintu para atlet nasional.

“Impian saya itu mencetak juara dunia. Kita mengadakan turnamen internasional di sini supaya atlet-atlet nasional Indonesia bisa merasakan ambience pertandingan internasional tanpa harus ke luar negeri,” ujar Hendra Kurniawan.

Ajang ini juga menghadirkan nama-nama besar dunia seperti Thorsten Hohmann (AS), Mickey Krause (Denmark), hingga juara dunia junior asal Indonesia, Albert Januarta.

Baca Juga :  Jadwal dan Prediksi Pertarungan Seru Spanyol vs Austria di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi tinggi. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, yang hadir di lokasi, melihat turnamen ini sebagai katalisator penting bagi pembinaan atlet, khususnya jenjang junior.

“Mudah-mudahan turnamen ini bisa menjadi salah satu fasilitas bagi atlet-atlet kita, terutama yang junior bisa melihat bahwa biliar bisa mendunia. Saya harap event ini tidak hanya digelar sekali, tetapi bisa menjadi rutinitas setiap tahun,” kata Taufik Hidayat.

Selain aspek prestasi, Taufik juga menyoroti potensi sport tourism dan devisa dari kedatangan pemain mancanegara, mulai dari hunian hotel hingga sektor kuliner.

Baca Juga :  Kemenangan Spektakuler Manchester City di Laga Ke-1.000 Pep Guardiola, Libas Liverpool 3-0

Kemudahan bagi penonton dan peserta juga menjadi perhatian. YUKK Payment Gateway hadir menyediakan sistem pembayaran QRIS untuk seluruh transaksi di area turnamen, mulai dari belanja perlengkapan biliar hingga kebutuhan konsumsi.

“Kami berkomitmen mendukung kelancaran acara dengan menyediakan sistem pembayaran digital yang mudah, cepat, dan aman, sehingga seluruh atlet dan penonton bisa bertransaksi dengan aman,” jelas Ngo Agustino, Co-Founder & CMO YUKK Payment Gateway.

Dengan poin peringkat global WNT yang dipertaruhkan, ajang ini diharapkan mampu mengerek posisi pebiliar Indonesia di peringkat dunia sekaligus memantapkan posisi Indonesia sebagai destinasi baru biliar internasional.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com