
NARASITODAY.COM, JAKARTA — Timnas futsal Indonesia mencatat sejarah baru dengan menembus final Piala Asia Futsal 2026. Meski harus puas menjadi runner-up setelah kalah adu penalti dari juara bertahan Iran, pencapaian ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya Garuda tampil di partai puncak turnamen bergengsi tersebut.
Dalam laga final yang digelar di Jakarta, Indonesia tampil penuh determinasi. Pasukan Hector Souto sempat unggul 3-2 di babak pertama, sebelum Iran menyamakan kedudukan 4-4 dan memaksa babak tambahan. Indonesia kembali mencetak gol lebih dulu, namun Iran mampu mengejar hingga skor berakhir 5-5. Adu penalti akhirnya menjadi penentu, dengan Iran menang tipis 5-4.
Final ini disebut sebagai salah satu yang paling sengit dalam sejarah Piala Asia Futsal. Untuk pertama kalinya kedua tim sama-sama mencetak 5 gol hingga akhir babak tambahan, dengan pemenang ditentukan hanya lewat selisih satu gol di babak tos-tosan.
Berstatus tuan rumah, Indonesia tampil impresif sejak fase grup. Samuel Eko dan kawan-kawan menaklukkan Korea Selatan 5-0, mengalahkan Kyrgyzstan 5-3, serta ditahan imbang Irak 1-1. Di perempatfinal, Garuda menyingkirkan Vietnam 3-2, lalu menundukkan Jepang 5-3 lewat babak tambahan di semifinal.
Secara keseluruhan, Indonesia mencetak 24 gol dari enam pertandingan, dengan Israr Megantara menjadi top skor tim lewat torehan 5 gol. Merah-Putih kebobolan 14 kali dan hanya gagal meraih trofi juara karena kalah adu penalti.
“Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Meski hasilnya belum sesuai harapan, ini adalah langkah besar bagi futsal Indonesia,” ujar pelatih Hector Souto usai pertandingan.
Bagi publik tanah air, pencapaian ini menjadi bukti perkembangan pesat futsal Indonesia. Dukungan penuh suporter di Jakarta menambah nuansa emosional, menjadikan runner-up kali ini bukan sekadar hasil, melainkan simbol kebangkitan olahraga futsal nasional.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













