NARASITODAY.COM, JAKARTA – Manchester City memperlihatkan mental juara usai menaklukkan Liverpool dengan skor tipis 2-1 dalam duel panas Liga Inggris yang digelar di Stadion Anfield, Minggu (8/2) malam WIB.
Kemenangan dramatis tersebut membuat skuad asuhan Pep Guardiola terus menjaga peluang dalam perburuan gelar juara, sekaligus memperpendek jarak dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi enam poin.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, laga berlangsung dengan tempo tinggi. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Liverpool tampil agresif dan beberapa kali mengancam lewat pergerakan Mohamed Salah serta Dominik Szoboszlai.
Di sisi lain, Manchester City bermain lebih tenang dengan mengandalkan penguasaan bola dan serangan terstruktur dari lini tengah yang dikendalikan Rodri.
Babak pertama berjalan ketat. Kedua tim saling melancarkan serangan, namun rapatnya lini pertahanan serta penampilan impresif kedua penjaga gawang membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-74 lewat tendangan bebas keras Dominik Szoboszlai yang meluncur ke sudut gawang City. Gol tersebut langsung membakar semangat publik Anfield dan membawa The Reds unggul 1-0.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Manchester City menunjukkan karakter mereka sebagai tim papan atas Eropa. Pada menit ke-84, Bernardo Silva berhasil menyamakan skor setelah menerima umpan matang dari Erling Haaland.
Drama berlanjut di masa tambahan waktu. Manchester City mendapat hadiah penalti usai Alisson Becker melanggar Matheus Nunes di area terlarang. Erling Haaland yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+3. Gol tersebut juga menjadi gol pertamanya di Anfield sepanjang kariernya di Liga Inggris.
Situasi semakin sulit bagi Liverpool setelah Szoboszlai diganjar kartu merah jelang akhir laga akibat pelanggaran keras yang menggagalkan peluang berbahaya Manchester City. Bermain dengan 10 orang, Liverpool tak mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.
Statistik dan Dampak Klasemen
Secara statistik, pertandingan berlangsung relatif seimbang. Manchester City sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen, sementara Liverpool mencatatkan 47 persen.
Kedua tim sama-sama melepaskan belasan tembakan, namun ketajaman di momen krusial menjadi pembeda. Liverpool sempat memperoleh beberapa peluang emas melalui Salah dan Szoboszlai, tetapi gagal dimaksimalkan. Sebaliknya, Manchester City tampil lebih efektif saat kesempatan datang.
Tambahan tiga poin ini membuat Manchester City terus menempel Arsenal di puncak klasemen dan menjaga asa dalam persaingan gelar hingga akhir musim.
Sementara itu, Liverpool harus puas tertahan di posisi keenam klasemen sementara. The Reds mengoleksi poin yang sama dengan Brentford dan unggul dua angka dari rival sekota Everton. Pasukan Arne Slot dituntut segera bangkit demi kembali bersaing di papan atas.
Hasil ini menegaskan bahwa perebutan gelar Liga Inggris musim ini masih terbuka lebar. Manchester City membuktikan mereka belum menyerah, sedangkan Liverpool perlu segera berbenah untuk tetap berada di jalur elite kompetisi.
Susunan Pemain
Liverpool (4-2-3-1):
Alisson; Konaté, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Wirtz, Szoboszlai; Gakpo, Ekitike.
Manchester City (4-1-4-1):
Donnarumma; Aït-Nouri, Guehi, Khusanov, O’Reilly; Rodri; Silva, Semenyo, Nunes, Haaland. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : tabloidbintang.com














