NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mi instan kerap menjadi pilihan banyak orang karena rasanya yang lezat, penyajiannya praktis, serta harganya yang terjangkau, terutama saat tidak sempat atau enggan memasak. Meski begitu, konsumsi mi instan tetap perlu dibatasi karena dapat berdampak pada kesehatan.
Dikutip dari Hindustan Times, dokter Manan Vora asal Mumbai menyebutkan bahwa mengonsumsi mi instan masih tergolong aman selama tidak dilakukan setiap hari.
“Makan mi instan sesekali tidak akan menimbulkan masalah kesehatan. Namun, jika dikonsumsi terus-menerus setiap hari, efek buruknya akan mulai dirasakan,” ujar dokter Vora.
Mi instan termasuk kategori makanan ultra-proses. Walaupun telah dinyatakan aman oleh BPOM, makanan ini tetap tidak dianjurkan untuk dikonsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, rentan sakit, hingga menurunkan konsentrasi dalam aktivitas sehari-hari.
Beberapa risiko kesehatan akibat konsumsi mi instan berlebihan antara lain malanutrisi, obesitas, sakit kepala kronis, serta tingginya kandungan lemak tidak sehat.
Oleh karena itu, mi instan disarankan untuk dikonsumsi maksimal satu hingga dua kali dalam sebulan. Selain itu, sebaiknya hindari mengonsumsi mi instan bersamaan dengan nasi agar asupan karbohidrat tidak berlebihan. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : insertlive.com














