NARASITODAY.COM, JAKARTA – Memasuki bulan Ramadan, banyak orang mencari menu rumahan yang praktis, cepat dimasak, tetapi tetap kaya rasa. Salah satu solusi yang kerap diandalkan adalah bumbu dasar merah. Racikan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat ini bisa disiapkan lebih awal lalu disimpan sebagai stok untuk berbagai masakan.
Dengan bumbu dasar merah yang sudah matang, waktu memasak menjelang berbuka atau saat sahur bisa jadi jauh lebih singkat. Tinggal menyesuaikan bahan utama, berbagai lauk pun bisa diolah tanpa harus meracik bumbu dari awal. Mulai dari sambal goreng, balado, rica-rica, hingga rendang, semuanya bisa memanfaatkan satu jenis bumbu yang sama dengan hasil rasa yang berbeda.
Keunggulan lain dari bumbu dasar merah adalah fleksibilitasnya. Bumbu ini bisa dimasak kering maupun berkuah, dengan santan atau tanpa santan, serta dipadukan dengan ayam, daging, ikan, seafood, hingga sayuran. Rasanya pun cenderung lebih stabil dan justru semakin meresap saat dipanaskan ulang, sehingga cocok dijadikan stok lauk beberapa hari.
Meski praktis dan menggugah selera, menu berbasis bumbu merah tetap perlu dikonsumsi dengan seimbang. Mengombinasikannya dengan sayur bening, lalapan segar, dan buah dapat membantu menjaga kenyamanan pencernaan selama berpuasa. Dengan pengaturan menu yang tepat, masakan berbumbu merah bisa menjadi penyelamat dapur selama Ramadan tanpa membuat tubuh terasa terlalu berat. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : idntimes.com














