NARASITODAY.COM, JAKARTA – Rasa kantuk saat menjalani puasa di kantor jadi keluhan yang cukup sering dirasakan banyak pekerja. Jam tidur yang berubah karena sahur, ditambah tuntutan pekerjaan yang tetap padat, kerap membuat tubuh terasa lemas dan sulit fokus di siang hari.
Meski begitu, kondisi ini sebenarnya bisa disiasati dengan kebiasaan sederhana. Mulai dari menjaga kualitas tidur, memilih menu sahur yang tepat, hingga mengatur ritme kerja agar energi tidak cepat habis. Dengan strategi yang pas, puasa tetap bisa dijalani tanpa mengorbankan produktivitas.
Tidur cukup dan berkualitas menjadi kunci utama agar tubuh tetap segar saat bekerja. Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur dan menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu tubuh beristirahat lebih optimal meski harus bangun lebih awal untuk sahur.
Selain itu, menu sahur juga berperan penting menjaga stamina. Asupan karbohidrat kompleks, protein, serta serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan membuat energi lebih stabil sepanjang hari.
Di sela jam kerja, tidur singkat atau power nap selama beberapa menit bisa membantu menyegarkan pikiran. Tak kalah penting, melakukan gerakan ringan seperti peregangan atau berjalan sejenak juga efektif mengusir rasa kantuk akibat duduk terlalu lama.
Agar pekerjaan terasa lebih ringan, mengatur prioritas sejak pagi bisa jadi langkah cerdas. Menyelesaikan tugas berat di awal hari membuat beban kerja terasa lebih terkendali hingga waktu berbuka tiba.
Dengan pola tidur yang terjaga, sahur seimbang, dan pengaturan aktivitas yang tepat, puasa di kantor tetap bisa dilalui dengan fokus dan energi yang lebih stabil. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : idntimes.com














