
NARASITODAY.COM, LA PAZ – Sebuah tragedi mengerikan terjadi di dekat Ibu Kota Bolivia, La Paz, pada Jumat (27/2/2026) waktu setempat. Pesawat kargo militer jenis C-130 Hercules yang mengangkut uang kertas jatuh saat mencoba mendarat di Bandara Internasional El Alto. Insiden nahas ini setidaknya merenggut 15 nyawa, baik dari awak pesawat maupun warga di darat.
Pesawat angkut berat tersebut dilaporkan keluar dari landasan pacu, menerjang pagar pembatas, dan jatuh ke jalan raya yang padat. Benturan keras itu menyebabkan pesawat menabrak sejumlah mobil dan truk, meninggalkan puing-puing berserakan dan pemandangan memilukan.
“Kami sedang mengevakuasi jenazah orang-orang yang sayangnya menderita dalam kecelakaan itu,” kata Kolonel Pavel Tovar dari Dinas Pemadam Kebakaran Nasional, dikutip dari AFP, Sabtu (28/2/2026).
Kepanikan dan Uang yang Berhamburan
Situasi di lokasi kejadian berubah menjadi kekacauan total. Pesawat yang membawa uang kertas tersebut pecah saat benturan, mengakibatkan uang berhamburan di jalan raya. Dalam momen yang dramatis, kepolisian setempat harus turun tangan dengan tegas untuk mengamankan lokasi dari warga yang mencoba berebut mengambil uang di tengah puing-puing.
Rekaman media lokal menunjukkan petugas kepolisian terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang mendekati bangkai pesawat demi mengumpulkan uang yang berserakan.
Otoritas Navigasi Udara dan Bandara Bolivia (NAABOL) dalam pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa pesawat C-130 tersebut berangkat dari kota Santa Cruz di wilayah timur.
“Pesawat jatuh saat mendarat di bandara internasional,” bunyi pernyataan tersebut. Saat ini, tim investigasi tengah bekerja keras untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan, apakah karena kesalahan teknis, faktor cuaca, atau kesalahan manusia.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













