Detik-Detik WNI di Dubai Saksikan Rudal Iran Dicegat Sistem Pertahanan

0
Malam mencekam di Dubai. Foto: dok Instagram @eye.on.palestine

NARASITODAY.COM, JAKARTA Dubai menjadi salah satu wilayah yang terdampak memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Iran dilaporkan meluncurkan rudal serta drone yang diarahkan ke pangkalan militer di kawasan tersebut.

Situasi yang sebelumnya tenang mendadak berubah tegang. Kondisi mencekam itu turut dirasakan seorang warga negara Indonesia bernama Tresnany yang tengah berada di Dubai.

Dalam keterangannya kepada Insertlive melalui Zoom, Minggu (1/3), Tresnany mengisahkan pengalaman pertamanya menyaksikan langsung suasana serangan. Ia awalnya tidak menyadari bahwa suara dentuman yang terdengar merupakan rudal yang berhasil dicegat sistem pertahanan setempat.

Sebagai warga Indonesia yang belum pernah mengalami situasi serupa, ia mengaku terkejut. Saat itu, ia sedang berbuka puasa bersama teman-temannya ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan keras.

Tresnany mengira suara tersebut hanyalah petasan, meski dentuman sudah terdengar sejak pagi 28 Februari. Rasa panik belum muncul karena ia belum mengetahui adanya serangan.

Baca Juga :  Kenaikan Harga Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Bogor Tekankan Pentingnya Pengawasan Harga di Lapangan

Rasa penasaran membuatnya bersama teman-teman keluar gedung untuk melihat sumber suara. Di luar, ia melihat beberapa roket yang meledak di udara setelah dihancurkan sistem pertahanan, hingga pecahannya berjatuhan.

Menurutnya, suasana restoran saat itu masih relatif tenang dan ramai. Mereka bahkan sempat merekam kejadian tersebut tanpa niat menyebarkannya secara luas. Ia menyebut ada tiga roket yang terlihat sudah hancur di udara.

Malam itu, Tresnany sebenarnya berencana berjalan-jalan di area pantai dan sempat merekam vlog. Namun, suasana terasa berbeda karena kawasan yang biasanya ramai mendadak sepi, bahkan toko-toko sudah tutup lebih awal sekitar pukul 20.00. Meski dentuman masih terdengar, langit tampak bersih.

Baca Juga :  Serangan Autoimun: Abdee Slank Mengalami Penurunan Kondisi Setelah Sebulan Dirawat di Rumah Sakit

Kepanikan justru muncul saat ia tiba di apartemennya. Menjelang tengah malam, ponselnya berbunyi keras menerima peringatan darurat dari pemerintah setempat yang meminta warga mencari tempat aman, menjauhi kaca, pintu, dan area terbuka.

Pesan tersebut membuatnya panik, terlebih ia sendirian di apartemen. Ia kemudian keluar dan bertemu beberapa penghuni lain untuk berlindung bersama.

Setelah menunggu sekitar dua jam tanpa kejadian lanjutan, situasi mulai terasa lebih tenang. Petugas keamanan apartemen menenangkan para penghuni dan menyebut kondisi aman. Sebagian warga memilih berlindung di area parkir bawah tanah.

Meski dentuman telah berhenti, Tresnany mengaku masih cemas karena terdengar lalu-lalang pesawat di atas apartemen, sesuatu yang jarang ia dengar sebelumnya. Ia dan teman-temannya bahkan kesulitan tidur hingga pagi hari karena diliputi kecemasan.

Baca Juga :  Reaksi Israel Keras, Macron Berani Ambil Sikap Tegas Dukung Negara Palestina di Sidang PBB

Tresnany juga mencoba mencari informasi dari orang sekitar. Ia mendengar bahwa rudal tersebut sebenarnya ditujukan ke pangkalan militer Amerika di Abu Dhabi, namun berhasil dicegat sistem pertahanan UEA sehingga pecah sebelum mencapai target.

Ada pula kabar yang menyebut drone Iran dikirim ke sejumlah perusahaan Amerika di Dubai, meski seluruhnya berhasil dihalau. Namun, Tresnany mengaku tidak dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kekhawatiran kembali muncul ketika beredar isu kemungkinan adanya serangan balasan dari pihak Dubai. Sebagai perantau jauh dari tanah air, ia hanya bisa berdoa agar keadaan tetap aman.

Beberapa warga lokal dilaporkan memilih mengungsi ke kota lain untuk sementara waktu. Sementara Tresnany dan perantau lainnya berusaha tetap tenang dan berserah diri menghadapi situasi yang belum menentu tersebut. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com