Cara Mendapatkan Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

0
Foto: RDNE Stock Project/Pexels

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Sepuluh malam terakhir Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada waktu inilah terdapat satu malam istimewa yang dikenal sebagai Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an lebih baik dari seribu bulan.

Karena keutamaannya yang besar, banyak umat Islam berusaha meningkatkan ibadah untuk meraih keberkahan malam tersebut. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Ada beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menjadi ikhtiar dalam meraih malam Lailatul Qadar.

Baca Juga :  5 Kebiasaan yang Harus Diterapkan Selama Ramadan dan Lebaran: Bikin Hidup Lebih Mudah!

Salah satunya adalah itikaf di masjid, yaitu berdiam diri di masjid dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT. Rasulullah SAW diketahui rutin melakukan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai bentuk kesungguhan dalam mencari malam Lailatul Qadar.

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk mendirikan salat malam, seperti salat tahajud dan salat witir. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan salat karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Baca Juga :  Kemendikbud Segera Luncurkan Program Sertifikasi Bahasa Asing Khusus Siswa SMK, Buka Peluang ke Dunia Internasional

Amalan lain yang bisa dilakukan adalah memperbanyak tadarus Al-Qur’an. Tidak hanya membaca, tadarus juga mencakup memahami dan merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur’an agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada malam-malam tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, terutama doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA ketika mencari Lailatul Qadar, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT.

Selain doa, berzikir dan memperbanyak istighfar juga menjadi amalan yang dianjurkan. Mengingat Allah SWT dengan lisan dan hati dipercaya dapat menenangkan jiwa sekaligus mendekatkan diri kepada-Nya.

Baca Juga :  Negara Ini Tidak Merayakan Kemerdekaan, Ketahui 5 Alasannya

Tak hanya ibadah yang bersifat pribadi, amalan sosial juga dianjurkan, seperti bersedekah dan memberi makan orang yang berbuka puasa. Kedua amalan ini memiliki pahala besar, terlebih jika dilakukan pada bulan Ramadan.

Terakhir, umat Muslim juga dianjurkan untuk mempersiapkan diri sejak awal Ramadan, baik secara spiritual maupun mental. Dengan begitu, sepuluh malam terakhir dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikhikmah