NARASITODAY.COM, LUGANO – Peta persaingan MotoGP di masa depan diprediksi akan mengalami guncangan hebat. Juara dunia lima kali, Jorge Lorenzo, melontarkan spekulasi panas mengenai masa depan dua bintang besar, Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta, yang diyakini akan bertukar seragam pada musim 2027 mendatang.
Rumor mengenai kepindahan Bagnaia ke Aprilia dan merapatnya “Si Hiu” Pedro Acosta ke kubu Borgo Panigale kian kencang berembus. Bagi Lorenzo, kabar ini bukan sekadar isapan jempol belaka, melainkan sebuah keniscayaan yang akan mengubah wajah kejuaraan.
“Tentu saja 100 persen [Acosta gabung Ducati]. 100 persen [juga Bagnaia pindah ke Aprilia],” ujar Lorenzo dengan penuh keyakinan, seperti dilansir dari Crash.
Terasa dalam analisis Lorenzo yang melihat sisi psikologis di balik kepindahan ini. Bagnaia, yang selama ini menjadi ikon Ducati, dinilai butuh menghirup “udara baru” setelah musim lalu kesulitan keluar dari bayang-bayang dominasi Marc Marquez. Sebagai informasi, musim lalu Bagnaia harus puas finis di peringkat kelima, sementara Marquez kembali naik takhta sebagai juara dunia.
“Pecco (Bagnaia) membutuhkan perubahan, mulai berpikir positif. Bersama Ducati, dengan Marc di pit, dia tidak dalam kondisi prima, dia tidak merasa positif. Dan Aprilia tidak terlalu buruk! Jadi, saya rasa dia akan mengambil langkah yang tepat,” tutur pria asal Spanyol tersebut.
Di sisi lain, Lorenzo memuji langkah berani Pedro Acosta. Pembalap muda berbakat yang kini berusia 21 tahun itu diprediksi akan menjadi ancaman nyata jika mendapatkan tunggangan yang setara dengan Marquez. Pada musim lalu, performa Acosta memang cukup mencolok dengan mengakhiri musim di peringkat keempat, tepat di atas Bagnaia.
“Saya pikir mereka telah membuat pilihan yang tepat. Pedro membuat pilihan yang tepat untuk pergi ke Ducati. Dia akan memiliki paket yang sama dengan yang terbaik, seperti Marc [Marquez]. Jadi, saya yakin dia akan sangat bagus,” tambah Lorenzo.
Skenario ini menggambarkan betapa dinamisnya bursa transfer MotoGP. Saat Bagnaia mencari kedamaian di Aprilia untuk mengembalikan kepercayaan dirinya, Acosta justru melangkah ke “kandang singa” Ducati untuk membuktikan bahwa dirinya adalah pewaris takhta para legenda.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














