FIFA ASEAN Cup Perdana Siap Digelar Musim Gugur 2026

0
Iran
Ilustrasi FIFA. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Dunia sepak bola Asia Tenggara bersiap menyambut era baru. Berdasarkan pengumuman resmi dari Dewan FIFA, turnamen bertajuk FIFA ASEAN Cup edisi pertama telah disetujui dan dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat ASEAN di Malaysia pada Oktober 2025 yang mendapatkan respons positif dari berbagai pihak. FIFA secara resmi memasukkan kompetisi ini ke dalam kalender turnamen mereka untuk memperkuat persaingan sepak bola di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Liburan Keluarga Asyik di 5 Taman Kota Terbaik Asia yang Ramah Anak

Kalender Padat Timnas Asia Tenggara

Keputusan ini membuat jadwal tim nasional di Asia Tenggara menjadi sangat padat pada tahun 2026. Para penggemar akan disuguhi dua turnamen bergengsi dalam kurun waktu yang berdekatan:

  1. ASEAN Championship: Dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus.
  2. FIFA ASEAN Cup: Menjadi panggung berikutnya pada September hingga Oktober.

Praktis, dalam rentang empat bulan, negara-negara di Asia Tenggara akan bersaing secara maraton untuk memperebutkan supremasi regional.

Baca Juga :   FIFA Tegaskan Wewenang Penuh Soal Lokasi Pertandingan Piala Dunia 2026

Perbedaan Kekuatan Skuad: Jendela FIFA Menjadi Kunci

Meskipun sama-sama level regional, terdapat perbedaan fundamental antara kedua turnamen tersebut, terutama terkait komposisi pemain:

  • FIFA ASEAN Cup (September-Oktober): Karena digelar bertepatan dengan jendela internasional (FIFA Matchday), klub-klub di seluruh dunia wajib melepas pemain mereka. Hal ini memungkinkan negara-negara peserta untuk menurunkan kekuatan penuh, termasuk para pemain yang merumput di liga-liga top Eropa atau luar Asia.
  • ASEAN Championship (Juli-Agustus): Turnamen ini diprediksi tidak akan sekuat FIFA ASEAN Cup dalam hal kedalaman skuad. Pada periode ini, tidak ada jendela laga internasional resmi, ditambah dengan banyaknya klub yang sedang menjalani pramusim atau memulai kompetisi baru. Akibatnya, pemain yang berkarir di luar negeri kemungkinan besar sulit mendapatkan izin bergabung.***
Baca Juga :  Anggaran Pelatnas Pangkas Drastis, Menpora Jamin Kontingen Asian Games 2026 Tetap Berangkat

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com