NARASITODAY.COM, JAKARTA – Di tengah riuhnya spekulasi publik mengenai kemungkinan Fuji Utami melepas masa lanjangnya dalam waktu dekat, sang ayah, H. Faisal, justru menunjukkan ketenangan yang kontras. Pria yang kerap menjadi tumpuan keluarga tersebut memilih untuk bersikap suportif tanpa memberikan tekanan pada sang putri.
Ditemui di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemarin, H. Faisal menanggapi isu pernikahan Fuji dengan filosofi yang mendalam. Baginya, urusan jodoh bukanlah sesuatu yang bisa dipaksakan oleh tangan manusia.
“Kalau soal itu namanya takdir ya kita pulangkan kepada yang kuasa. Jodoh di tangan Tuhan, tidak seorang pun yang tahu ya, kita kembalikan. Saat dan waktunya itu ya yang kuasa yang lebih tahu dengan siapanya,” ungkap Faisal dengan nada tenang.
Ia menegaskan tidak ingin mengekang langkah Fuji.
“Kalau anak saya itu nggak saya apa namanya nggak saya batasi, biarkan sajalah berkembang mengalir seperti air mengalir,” tambahnya.
Alih-alih mendesak Fuji untuk segera melangkah ke pelaminan, Faisal mengaku justru merasa bahagia melihat produktivitas putrinya saat ini. Di usia yang baru menginjak 23 tahun, Fuji dinilai sedang berada di puncak semangatnya untuk berkarya di depan kamera.
Faisal mengisyaratkan bahwa pernikahan yang terlalu dini dikhawatirkan dapat membatasi ruang gerak Fuji dalam mengejar kegembiraannya bersama teman-teman dan pekerjaan.
“Jadi kalau umpamanya dia kadang-kadang saya agak sedikit kalau dia punya suami cepat, ya tentu kesibukannya otomatis sudah berkurang, berbagi jadinya kan. Kadang saya merasa biarkan sajalah dulu, nanti sajalah pikir saya seperti itu,” tuturnya jujur.
Menurut pandangannya, kesibukan Fuji saat ini adalah sumber kebahagiaan bagi sang anak. Faisal lebih memilih melihat Fuji menikmati kematangannya secara perlahan.
Dukungan Penuh Tanpa Desakan
Hingga saat ini, Faisal memastikan tidak ada obrolan serius atau tuntutan dari pihak keluarga mengenai pasangan hidup. Baginya, melihat Fuji “enjoy” dengan dunianya adalah prioritas utama saat ini.
“Jadi saya nggak ada saya menyebut-nyebut masalah pasangan ini segala macam, nggak. Jadi saya senang melihat dia seperti sekarang. Nah kalau memang ada jodohnya ya Tuhan yang menentukan,” tegas Faisal.
Menutup perbincangan, ia berharap kedewasaan Fuji akan terbentuk seiring berjalannya waktu dan kesibukan yang ia jalani.
“Iya, di umur 23 ya saya rasa ya biarlah dulu, kan belum ya. Kalau umpamanya dia lebih matang tentu kita harus mendukunglah. Mudah-mudahan dia dengan keenjoyannya itu, dengan kesibukan itu dia senang,” pungkasnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













