
NARASITODAY.COM, BOGOR- Di penghujung libur Lebaran, arus wisatawan memadati Situ Daun Waterpark yang berada di Desa Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
Sejak pagi hari, antrean panjang sudah terlihat di pintu masuk, menandakan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di destinasi wisata air tersebut.
Suasana ramai tak terelakkan begitu pengunjung melewati loket tiket.
Area kolam langsung dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah, mulai dari Bogor hingga Jabodetabek.
Tawa anak-anak yang bermain air berpadu dengan riuhnya aktivitas di wahana seluncuran, menciptakan atmosfer liburan yang hidup.
Mayoritas pengunjung didominasi keluarga. Anak-anak tampak menikmati berbagai fasilitas permainan air, sementara orang tua memilih bersantai di pinggir kolam atau gazebo yang tersedia.
Salah satu pengunjung, Wahyu, mengaku Situ Daun Waterpark menjadi pilihan rutin untuk berlibur bersama keluarganya.
Ia menilai lokasi ini menawarkan kenyamanan dengan harga yang ramah di kantong.
“Tempatnya luas, bersih, dan suasananya masih asri. Cocok buat keluarga. Tiketnya juga terjangkau,” ujarnya.
Tak hanya soal harga, kedekatan lokasi juga menjadi alasan wisatawan memilih tempat ini. Akses yang relatif mudah dari kawasan sekitar Bogor dan Jabodetabek membuat destinasi ini semakin diminati.
Meski demikian, sejumlah pengunjung berharap adanya peningkatan fasilitas. Susan, warga Kecamatan Cibungbulang, menilai wahana untuk anak-anak masih perlu ditambah agar pengalaman bermain menjadi lebih variatif.
“Kalau bisa permainan anak-anaknya diperbanyak, jadi lebih seru dan tidak itu-itu saja,” katanya.
Dari sisi pengelola, lonjakan pengunjung diakui mulai terasa sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Admin Situ Daun Waterpark, Ulfi, menyebut total kunjungan telah mencapai sekitar 3.000 orang, dengan penjualan tiket harian menyentuh angka 500 pengunjung.
“Mayoritas pengunjung datang dari luar daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Depok,” jelasnya.
Dengan harga tiket yang relatif murah—Rp7.000 untuk hari biasa dan Rp10.000 saat akhir pekan—tempat ini menjadi alternatif wisata yang ekonomis bagi masyarakat.
Untuk menunjang kenyamanan, pengelola menyediakan berbagai fasilitas seperti seluncuran, area bermain anak, gazebo, hingga penginapan.
Aspek keselamatan pun menjadi perhatian, dengan enam petugas water rescue yang disiagakan di area kolam.
Selain itu, kebersihan lingkungan dijaga melalui petugas yang bekerja secara bergantian sepanjang hari, terutama saat lonjakan pengunjung terjadi.
Menariknya, sebagian besar tenaga kerja di kawasan wisata ini berasal dari warga sekitar. Hal ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Pengelola pun berharap tren kunjungan terus meningkat, sehingga Situ Daun Waterpark tidak hanya menjadi destinasi favorit musiman, tetapi juga penggerak wisata lokal di wilayah Tenjolaya.













