Pasca-Sanksi FIFA, Malaysia Bidik Harry Montague dan Josh Robinson dalam Proyek Naturalisasi Baru

0
FIFA
para pemain timnass malaysia.Foto : FAM.ORG.MY

NARASITODAY.COM,KUALA LUMPUR – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tampaknya tak ingin lama-lama terpuruk dalam bayang-bayang sanksi berat FIFA. Di tengah sanksi denda miliaran rupiah dan larangan bermain sejumlah pemainnya, Malaysia kini dikabarkan mulai memutar kemudi dengan mengincar talenta muda yang berkarier di kompetisi Inggris untuk masuk dalam program naturalisasi terbaru.

Langkah ini menjadi babak baru bagi skuat Harimau Malaya setelah sebelumnya tersandung kasus pemalsuan dokumen pemain naturalisasi yang berujung sanksi pahit. Fokus kini beralih kepada dua nama potensial yaitu Harry Montague dari West Ham United dan Josh Robinson.

Radar dari London Timur ke Sabah

Nama Harry Montague mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pendukung sepak bola Malaysia. Pemain berusia 17 tahun yang kini berseragam tim muda West Ham United tersebut dilaporkan memiliki ikatan darah dengan Negeri Jiran melalui sang ibu.

Baca Juga :  Arne Slot Turunkan Banyak Pemain Muda, Liverpool Kena Tiga Gol Tanpa Balas

“Harry yang berposisi sebagai bek itu dilaporkan punya darah keturunan Malaysia dari sang ibu yang berasal dari Sabah. Namun sejauh ini tidak ada pernyataan resmi soal status [keturunan] pemain ini,” tulis laporan media Malaysia, Stadium Astro.

Montague bukanlah pemain sembarangan di level junior. Bek tengah bertinggi badan kokoh ini tercatat telah membukukan 17 penampilan di Premier League U-18 sepanjang musim 2025/2026 bersama The Hammers. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi tembok baru bagi lini pertahanan Malaysia di masa depan.

Baca Juga :  Maung Bandung Tantang Macan Kemayoran, Siapa Kudeta Borneo dari Puncak?

Jebolan Arsenal dalam Daftar Incaran

Selain Montague, radar FAM juga menangkap sinyal dari Josh Robinson. Bek kanan kelahiran 20 Desember 2004 ini merupakan jebolan akademi Arsenal yang memiliki riwayat karier di Wigan Athletic sebelum kini membela klub kasta keenam Inggris, Kidderminster.

Sama halnya dengan Montague, Robinson diyakini memiliki pertalian darah dari pihak ibu. “Robinson pernah menyatakan punya pertalian darah dengan Malaysia dari ibunya,” sebut Stadium Astro dalam laporannya.

Menebus Dosa Masa Lalu

Ambisi naturalisasi kali ini terasa berbeda karena dilakukan di bawah pengawasan ketat setelah skandal besar melanda FAM. Sebelumnya, Malaysia menjadi sorotan dunia setelah tujuh pemainnya dinyatakan ilegal untuk membela tim nasional karena masalah dokumen.

Baca Juga :  Petrokimia Gresik Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di Final Four Livoli Setelah Kalahkan Tim Megawati Hangestri

Ketujuh pemain tersebut Facundo Garces, Hector Hevel, Jon Irazabal, Gabriel Palmero, Joao Figueiredo, Manuel Hidalgo, dan Imanol Machuca kini tengah menjalani sanksi larangan tampil selama 12 bulan. Dampaknya pun merembet ke urusan finansial yaitu FAM diwajibkan membayar denda sebesar Rp7,3 miliar setelah banding mereka ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Dengan mengincar pemain yang memiliki bukti keturunan jelas melalui jalur ibu ( bloodline), Malaysia mencoba memperbaiki sistem rekrutmen mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kini, publik sepak bola Malaysia menanti apakah Montague dan Robinson benar-benar akan bersedia menukar jersi klub Inggris mereka dengan seragam kuning-hitam Harimau Malaya.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com