Babinsa Desa Bantarkaret Peltu Didik Mewakili Danramil Hadiri Festival Budaya Ngalokat Cai

0
Babinsa Desa Bantarkaret Peltu Didik Noor bersama unsur Pol PP dan tokoh masyarakat menghadiri Festival Budaya Ngalokat Cai di Kampung Jatake Nutug, Kecamatan Nanggung, Minggu (3/05/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai upaya melestarikan kearifan lokal serta menjaga kondusivitas wilayah.

NARASITODAY.COM, BOGOR- Danramil Kapten CBA Syahril Koramil 0621-17/Nanggung, yang di wakili Babinsa Desa Bantarkaret Peltu Didik Noor menghadiri langsung kegiatan Festival Budaya Ngalokat Cai yang digelar di Kampung Jatake Nutug, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Minggu (3/05/2025).

Kegiatan yang mengusung nilai kearifan lokal ini menjadi momentum penting dalam menjaga tradisi leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Festival tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, serta Muspika setempat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Gelar Ngalokat Cai, Warga Kasepuhan Jatake Ajak Jaga Air dan Tolak Limbah di Sungai

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Didik Noor menegaskan pentingnya sinergi antara generasi muda dengan para tokoh adat dalam melestarikan budaya.

Babinsa Desa Bantarkaret Peltu Didik Noor turut menyaksikan langsung prosesi ritual Ngalokat Cai yang dipimpin tokoh adat dalam rangka Festival Budaya di Kampung Jatake Nutug, Kecamatan Nanggung, Minggu (3/05/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi serta mempererat kebersamaan masyarakat. Foto : Andres/ Narasitoday.com,

“Kalau bukan generasi sekarang yang menjaga kearifan lokal, dikhawatirkan nilai-nilai budaya ini akan tergerus oleh zaman. Karena itu, kita harus terus bersinergi, belajar dari para tokoh adat, serta menjaga kearsipan dan warisan budaya yang ada,” ujar Peltu Didik Noor.

Baca Juga :  Single Debut 'Finding My Way' dari Duo Indie Pop Rahza: Suara Muda dan Energi Tinggi

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan sosial dan budaya agar tetap berjalan dengan tertib dan kondusif.

Festival Ngalokat Cai itu, diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pembersihan sungai (river clean-up), ritual adat Ngalokat Cai yang dipimpin tokoh adat, babacakan atau makan bersama, pelepasan benih ikan, serta pentas seni budaya.

Baca Juga :  Antam Pongkor Perkuat CSR, Dorong Pengelolaan Hutan Desa Bantarkaret

Mengusung tema “Cai Jadi Saleuwi, Kadarat Jadi Salebak”, kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib dengan keterlibatan unsur Muspika yang turut bersinergi menjaga kondusivitas acara.***

Wartawan : Andreas