NARASITODAY.COM,JAKARTA – Karpet merah bulu tangkis dunia perlahan mulai digelar untuk menyambut fajar baru tunggal putra Indonesia. Sepekan setelah menuntaskan laga dramatis dan berdiri di podium tertinggi Australia Open 2026, Alwi Farhan kini resmi menancapkan taringnya di puncak tertinggi.
Berdasarkan pembaruan data dari laman resmi BWF World Tour, pemuda kelahiran Surakarta, 12 Mei 2005 tersebut sukses mengudeta posisi pebulu tangkis India, Lakshya Sen, untuk menduduki peringkat pertama BWF World Tour Ranking.
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier sang atlet muda. Berkat konsistensi performanya di atas lapangan, Alwi kini mengoleksi 51.350 poin dari total 158 kemenangan yang telah ia bukukan sepanjang kiprahnya di turnamen sirkuit federasi dunia tersebut.
Lompatan performa ini otomatis mengerek posisinya di papan peringkat dunia (BWF World Ranking). Alwi sukses menembus jajaran elit 10 besar dunia sebuah pencapaian tertinggi sepanjang karier profesionalnya. Posisi Alwi meroket tiga anak tangga dari peringkat ke-13 yang sebelumnya ia tempati pasca-gelaran Indonesia Open 2026, dengan total raihan 70.369 poin di kantongnya saat ini.
Asa Menuju Lima Besar Dunia
Melihat tren positif yang tengah menanjak, ruang bagi Alwi untuk merangkak naik masih terbuka sangat lebar. Saat ini, tabungan poin Alwi hanya berselisih tipis sekitar dua ribuan angka saja dari Victor Lai dan tunggal putra andalan China, Li Shi Feng.
Jika atlet berusia 21 tahun ini mampu mempertahankan konsistensi dan kembali mendulang gelar juara pada turnamen BWF World Tour berikutnya, posisinya diproyeksikan akan melesat lebih jauh.
Kendati demikian, jalan menuju singgasana tertinggi dipastikan penuh kerikil tajam. Peringkat satu dunia saat ini masih kokoh dikuasai oleh raksasa China, Shi Yu Qi. Di bawahnya, menyusul sang juara dunia Kunlavut Vitidsarn dari Thailand di posisi kedua, Anders Antonsen asal Denmark di urutan ketiga, dan kompatriot Alwi, Jonatan Christie, yang mengawal posisi keempat.
Mengingat usianya yang masih sangat muda, asa Alwi Farhan untuk menembus lingkaran lima besar, tiga besar, hingga menjadi yang nomor satu di dunia bukanlah sekadar mimpi di siang bolong, meski tantangan di depan mata dipastikan tidak akan mudah.
Lonjakan Signifikan Ubed di Peringkat 30 Besar
Kabar baik dari sektor tunggal putra Indonesia tidak hanya datang dari Alwi. Kompatriot sekaligus pelapisnya, Muhammad Zaki Ubaidillah, juga menunjukkan grafik performa yang menjanjikan.
Atlet yang akrab disapa Ubed tersebut mencatatkan lompatan paling signifikan di jajaran peringkat 30 besar dunia minggu ini. Posisi Ubed dilaporkan meroket sembilan tangga ke atas dan kini bertengger manis di urutan ke-29 dunia.
Sama halnya dengan Alwi, Ubed diproyeksikan menjadi aset masa depan yang sangat menjanjikan bagi skuad Cipayung. Apabila ia mampu terus tampil konsisten di atas lapangan serta jeli memoles aspek teknis dan kematangan mentalitas bertandingnya, bukan hal mustahil bagi Ubed untuk menyusul langkah Alwi dan merangsek ke jajaran lima besar dunia di masa depan.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














