NARASITODAY.COM, JAKARTA – Infeksi cacing masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering terjadi, terutama di wilayah dengan tingkat kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Meski identik dengan anak-anak, infeksi cacing sebenarnya juga dapat dialami orang dewasa.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sedang mengalami infeksi cacing karena gejalanya kerap dianggap sebagai gangguan kesehatan biasa. Padahal, jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dan menurunkan daya tahan tubuh.
Berikut lima tanda yang bisa menunjukkan tubuh membutuhkan penanganan atau konsumsi obat cacing.
1. Berat Badan Turun Tanpa Sebab Jelas
Salah satu gejala umum infeksi cacing adalah penurunan berat badan secara tiba-tiba meski pola makan tidak berubah.
Cacing yang hidup di dalam tubuh dapat menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehingga tubuh kekurangan asupan penting. Akibatnya, berat badan menurun dan tubuh terasa lebih lemas dari biasanya.
Jika penurunan berat badan terjadi tanpa alasan jelas, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
2. Sering Merasa Gatal di Area Tertentu
Rasa gatal, terutama di sekitar area anus saat malam hari, sering dikaitkan dengan infeksi cacing kremi. Kondisi ini terjadi karena cacing bertelur di area tersebut ketika penderita sedang tidur.
Rasa gatal yang terus berulang dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh terasa tidak nyaman.
Pada anak-anak, gejala ini biasanya membuat mereka lebih rewel atau sulit tidur di malam hari.
3. Mudah Lelah dan Kurang Bertenaga
Infeksi cacing dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting seperti zat besi dan protein. Dampaknya, tubuh menjadi mudah lelah, lesu, dan tidak bertenaga meski aktivitas tidak terlalu berat.
Dalam beberapa kasus, infeksi cacing juga dapat memicu anemia akibat terganggunya penyerapan nutrisi dalam tubuh.
Jika rasa lelah berlangsung terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan untuk memastikan kondisi tubuh.
4. Gangguan Pencernaan yang Berulang
Sakit perut, mual, diare, perut kembung, atau gangguan pencernaan lain yang muncul berulang juga bisa menjadi tanda adanya infeksi cacing.
Gejala ini biasanya terjadi karena cacing mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan iritasi pada usus.
Meski tidak selalu berbahaya, gangguan pencernaan yang terus terjadi dalam waktu lama sebaiknya tidak disepelekan.
5. Nafsu Makan Berubah Drastis
Perubahan nafsu makan secara tiba-tiba juga dapat menjadi salah satu tanda tubuh mengalami infeksi cacing. Sebagian orang merasa lebih cepat lapar, sementara yang lain justru kehilangan selera makan.
Kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas cacing di dalam tubuh yang memengaruhi penyerapan nutrisi dan metabolisme.
Jika perubahan pola makan terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti penurunan berat badan atau mudah lelah, pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan.
Penting Menjaga Kebersihan dan Pola Hidup Sehat
Infeksi cacing umumnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mencuci tangan sebelum makan, memastikan makanan matang sempurna, serta menjaga kebersihan kuku menjadi langkah sederhana yang penting dilakukan.
Selain itu, konsumsi obat cacing secara berkala sesuai anjuran tenaga medis juga dapat membantu mencegah risiko infeksi, terutama pada anak-anak.
Apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi cacing, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat dan aman.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














