Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Pelatih Mauricio Souza Setelah Berakhirnya Liga Super 2025/2026

0
Persija Jakarta
Pelatih Mauricio Souza.Foto : ligaindonesiabaru.com

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih kepala, Mauricio Souza, seiring berakhirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air musim 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah kontrak juru taktik asal Brasil tersebut habis dan manajemen memilih untuk tidak menyodorkan perpanjangan masa bakti akibat tidak terpenuhinya target prestasi yang disepakati di awal musim.

Langkah cuci gudang ini tidak hanya menyasar kursi pelatih utama. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut juga resmi memutus kerja sama dengan seluruh gerbong staf bawaan Mauricio.

Mereka adalah Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).

Ironi Rekor 10 Tahun dan Identitas Baru Macan Kemayoran

Baca Juga :  Megawati Tiba di Korea Selatan, Siap Perkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027

Kepergian Mauricio Souza menyisakan cerita yang penuh ironi. Di satu sisi, ia gagal memenuhi ekspektasi trofi dari manajemen. Namun di sisi lain, tangan dinginnya sukses meninggalkan warisan statistik yang sangat mentereng dalam sejarah modern klub.

Di bawah komando Mauricio, Persija sukses mengukir rekor perolehan poin tertinggi klub dalam satu dekade terakhir, sejak kompetisi kasta tertinggi Indonesia kembali menggunakan format satu wilayah. Mauricio membawa Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan mengoleksi 71 poin, hasil dari kedigdayaan meraup 22 kemenangan, lima kali imbang, dan hanya menelan tujuh kekalahan.

Lebih dari sekadar angka, Mauricio berhasil merombak wajah permainan Persija di lapangan hijau. Ia menyuntikkan identitas baru yang sangat kuat; mengubah Macan Kemayoran menjadi kesebelasan yang konsisten mendominasi penguasaan bola, memperagakan permainan ofensif yang agresif, serta memiliki nyali tinggi untuk menerapkan pressing ketat kepada lawan dalam situasi apa pun.

Baca Juga :  Timnas Putri Indonesia Tampil Garang, Tekuk Kirgistan 1-0 di Tangerang

Profesionalitas di Balik Perpisahan

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan gagasan sepak bola yang telah ditiupkan Mauricio ke dalam karakter tim sepanjang musim 2025/2026. Namun, profesionalitas tetap menjadi panglima dalam pengambilan keputusan klub.

“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” ujar Mohamad Prapanca dalam keterangan resminya, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga :  Pekan Keempat Super League 2025-2026 Dimulai, Persija dan Persib Hadapi Laga Krusial

Prapanca juga menegaskan bahwa manajemen bergerak cepat dan tidak ingin berlama-lama larut dalam masa transisi. Kursi kosong yang ditinggalkan Mauricio akan segera diisi demi menatap ambisi besar di musim berikutnya.

“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” kata Prapanca memungkasi.

Statistik Emas Mauricio Souza di Persija (Musim 2025/2026)

Indikator Catatan Statistik
Total Poin 71 Poin (Tertinggi dalam 10 tahun terakhir)
Menang 22 Kali
Seri 5 Kali
Kalah 7 Kali
Karakter Tim Dominan, Agresif, High-Pressing

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com