
NARASITODAY.COM, MANCHESTER – Sisi kelam dari popularitas global kembali harus dikecap oleh Zayn Malik. Sebuah momentum menegangkan terekam kamera saat mantan personel One Direction tersebut nyaris tak bisa melangkah menuju mobilnya akibat diadang oleh kerumunan massa di Manchester, Inggris, baru-baru ini.
Dalam rekaman video yang dirilis oleh TMZ, penyanyi berusia 33 tahun itu terlihat sedang berusaha meninggalkan hotel tempatnya menginap. Namun, langkah kakinya mendadak terkunci. Bukan oleh barisan penggemar fanatik yang histeris, melainkan oleh kepungan agresif sejumlah orang yang memburu ruang geraknya demi sebuah konten.
Frustrasi dengan situasi yang kian tak terkendali, Malik tak mampu lagi menyembunyikan kekesalannya.
“Minggir!” bentak Malik dengan kasar kepada kerumunan saat ia mencoba masuk ke dalam SUV.
Kekacauan di Pintu SUV
Suasana di luar hotel berubah menjadi medan pergulatan yang semrawut. Di tengah kepungan tersebut, seorang petugas keamanan tampak bersusah payah menahan pintu mobil agar tetap terbuka, sementara staf lainnya berulang kali memohon dengan sangat agar para pemburu tanda tangan memberikan ruang.
“Kalian, dia tidak bisa masuk ke mobil. Kalian, bisakah kalian minggir agar kami bisa membuka pintu?” pinta orang tersebut dengan nada cemas di akhir pekan itu.
Meskipun harus menerobos kekacauan fisik, Malik akhirnya berhasil menyelinap masuk ke dalam kendaraan. Kontras dengan ketegangan yang terjadi, di latar belakang video terdengar suara para penggemar sejati yang terus meneriakkan kekaguman mereka, memecah riuh dengan seruan, “Kami mencintaimu!”
Klarifikasi Menohok Sang Bintang
Setelah video tersebut viral di jagat maya dan memantik perdebatan sengit, Zayn Malik memilih untuk tidak tinggal diam. Melalui kolom komentar di unggahan media sosial TMZ, pelantun tembang hit itu langsung memberikan tamparan klarifikasi untuk meluruskan narasi yang beredar.
“Mari kita luruskan faktanya para penggemar itu selalu bersikap hormat dan luar biasa – masalahnya adalah beberapa pria dewasa yang menghalangi pintu hotel dan mobil selama 10 menit, tidak membiarkan kami atau petugas keamanan keluar,” tulis Malik.
Dengan nada geram, Malik menegaskan batas pemisah yang jelas antara mereka yang tulus mendukungnya dengan mereka yang mengeksploitasi dirinya demi materi. Ia menyebut oknum-oknum tersebut “bukan penggemar, mereka adalah penguntit” yang “melakukan hal yang sama kepada semua orang untuk mencoba mendapatkan konten,”
Ia juga menambahkan bahwa perilaku eksploitatif tersebut “tidak aman dan tidak baik, dan mereka merusaknya bagi para penggemar sejati.”
Rentetan Teror dan Fokus Pemulihan
Insiden di Manchester ini melengkapi catatan buruk perlakuan tidak menyenangkan yang diterima Malik belakangan ini. Melansir laporan Page Six, hanya beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada sesi tanya jawab di London, Zayn Malik bahkan hampir terkena lemparan dua botol air yang melayang ke arahnya. Hingga kini, pihak perwakilan resmi Zayn Malik belum memberikan respons atas permintaan komentar terkait dua insiden beruntun ini.
Rentetan peristiwa menegangkan ini terjadi di waktu yang sangat sensitif bagi sang artis. Pada awal Mei 2026, Malik baru saja mengambil keputusan berat dengan membatalkan seluruh rangkaian jadwal The Konnakol Tour di Amerika Serikat yang semula dijadwalkan bergulir Juli 2026.
Langkah ekstrem itu terpaksa diambil demi memulihkan kondisi fisiknya yang sempat ambruk hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Melalui pernyataan resmi yang dirilis Variety, Malik sempat menyampaikan pesan menyentuh bagi basis penggemarnya yang tetap setia di masa-masa sulit.
“Untuk para penggemarku, terima kasih banyak atas semua dukungan dan cinta yang telah kalian tunjukkan kepadaku pada perilisan album (Konnakol) ini dan yang lebih penting lagi, cinta, doa, dan harapan baik untuk kesehatanku,” tutur Malik.
“Saya sudah merasakannya, dan itu sangat berarti. Saya sudah di rumah untuk memulihkan diri dan saya baik-baik saja, dan akan menjadi lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya,” pungkasnya optimis.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













